Turut Berduka Cita Atas Bencana Gempa Sulawesi Barat, MPC PP Kota Prabumulih Galang Bantuan dan Buka Donasi

PRABUMULIH, INFOMEDIAKOTA.COM – Duka cita kembali di rasakan bangsa indonesia, bencana gempa di Sulawesi Barat yang menimpa saudara saudara kita sudah menjadi ketetapan dan kehendak Allah SWT mungkin sebuah cobaan berat bagi umatanya tapi dibalik cobaan dan kejadian pasti ada hikmah agar manusia manusia dapat sadar akan kebesaran dan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa Allah Subhanahu wa ta”ala,

Berdasarkan Informasi yang dilangsir dari Tvone melalui release resmi BNPD Gempa bumi yang cukup kuat mengguncang Majene, Sulawesi Barat. Gempa ini terjadi lebih dari satu kali.Dimulai dari Kamis 14 Januari 2021 pada pukul 13.35 WIB.

Gempa menggetarkan Majene dengan kekuatan magnitudo 5,9. Dilaporkan terjadi dua kali gempa susulan usai gempa pertama. Lalu pada Jumat dini hari (15/1/2021), gempa dengan magnitudo 6,2 kembali mengguncang Majene. Gempa itu berpusat di 2,98 LS, 118,94 BT atau 6 kilometer Timur Laut Majene Sulawesi Barat.

Akibat Gempa ini, sejumlah bangunan di kawasan kantor Gubernur Sulawesi Barat roboh. Dua hotel, yakni Grand Maleo Hotel dan Matos Hotel bangunannya rusak.

Kabar sementara sore ini kami dapatkan jumlah korban meninggal sampai dengan pukul 16.30 WIB adalah 34 korban meninggal dunia. Korban tersebut berasal dari Mamuju sebanyak 26 orang, 8 orang dari kabupaten Majene.

Sementara pengungsian hingga saat ini terdapat di 10 titik lokasi di Kabupaten Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking. Kemudian, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

“Di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian yang berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam siaran persnya.

Sebelumnya kepanikan terjadi saat gempa berkekuatan M6,2  mengguncang Majene, Sejumlah perawat berhamburan keluar RS Mitra Manakarra namun dalam hitungan menit rumah sakit tersebut telah roboh. Infonya ada enam orang tertimbun, dua orang perawat, pasien dan keluarga pasein,” ungkap Yusuf warga setempat.

Sampai sore ini belum ada kabar pasti mengenai 6 orang korban reruntuhan tersebut, karena saat ini masih terkendala alat berat. (Sumber tvone).
Berdasarkan informasi diterima, Gempa bumi yang terjadi berpusat di enam kilometer timur laut Majene itu terjadi pada Jumat dini hari pukul. 01.28 WIB. Sejumlah bangunan, termasuk Kantor Gubernur Sulbar, rusak berat.

Atas Musibah Gempa yang sedang dialami ini. Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Rifki Baday SH MKn serta segenap kepengurusan menyampaikan ucapan duka cita atas bencana alam gempa bumi yang melanda beberapa wilayah di Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (15/1/2021).

“Duka yang mendalam atas bencana gempa bumi dengan kekuatan 6,2 SR yang menimpa saudara-saudara kami di Kabupaten Mamuju, Majene dan Polewali Mandar, Sulawesi Barat,” Tutur Rifki Baday dibincangi. Jumat (15/1/2021) siang.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Prabumulih ini menyebutkan akan segera menginstruksikan ke jajarannya, baik kepengurusan MPC, Srikandi PP, SAPMA PP maupun KOTI PP Prabumulih untuk membantu penanganan darurat dan mencari korban gempa.

“Ratusan anggota pemuda pancasila prabumulih akan segera turun ke beberapa ruas jalan di Prabumulih dalam rangka meringankan dan mensupport saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat tersebut,” katanya.

Rifki pun mengimbau agar seluruh keluarga besar Pemuda Pancasila Prabumulih untuk tetap mengedepankan asas kemanusiaan dan menjaga protokol kesehatan dalam melaksanakan penggalangan dana untuk musibah gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat tersebut.

“Anggota akan turun ke beberapa ruas jalan secara bergantian dan dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan serta tidak berkerumun. Ada beberapa titik lokasi penggalangan dana tersebut diantaranya, di kawasan Patung Kuda, Pasar, Tugu Air Mancur dan depan SMPN 4 Prabumulih serta di beberapa titik lokasi lainnya,” Pungkasnya (IMK01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *