MUARA ENIM, INFOMEDIAKOTA.COM – Akses air bersih dan sanitasi layak masih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, terutama saat musim kemarau. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Tanjungenim Lestari Pulp and Paper (PT TeL) terus memperkuat kontribusi sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), dengan membangun sarana air bersih dan jamban sehat di sejumlah desa sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pada 2026, PT TeL membangun 24 unit sumur gali, 4 unit sumur bor, serta 33 unit jamban sehat. Program ini diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah sekaligus meningkatkan kualitas sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat.
Pembangunan sumur gali tersebar di Desa Muara Niru, Kuripan Selatan, Banuayu, Baturaja, Dangku, Gerinam, Tebat Agung, Lubuk Raman, Dalam, Belimbing, dan Darmo Kasih.
Sementara itu, empat unit sumur bor dibangun di Desa Pangkalan Babat, Kahuripan Baru, Siku, dan Kasih Dewa. Adapun bantuan 33 unit jamban sehat disalurkan kepada masyarakat di Desa Dangku, Siku, Kahuripan Baru, Pangkalan Babat, Banuayu, Berugo, Darmo Kasih, Jemenang, dan Tanjung Menang.
Peresmian simbolis sumur bor dilaksanakan di Desa Pangkalan Babat pada 2 Oktober 2026, dengan dihadiri perwakilan desa penerima manfaat.
Akumulasi Bantuan Sejak 2019
Komitmen PT TeL dalam mendukung penyediaan air bersih dan sanitasi tidak hanya dilakukan pada 2026. Sejak 2019 hingga saat ini, perusahaan telah menyalurkan bantuan berupa 24 unit sumur gali, 29 unit sumur bor, dan 231 unit jamban sehat bagi masyarakat di desa-desa sekitar wilayah operasionalnya.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung pemenuhan9 kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak.
Bagi masyarakat yang masih bergantung pada sumber air alami, keberadaan sumur gali dan sumur bor diharapkan dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Ketergantungan terhadap sumber air alami, termasuk Sungai Lematang, membuat ketersediaan sumber air yang lebih dekat dan mudah dijangkau menjadi penting, terutama ketika musim kemarau membatasi akses terhadap air bersih.
Selain membangun sarana air bersih, PT TeL juga mendistribusikan air bersih ke desa-desa di sekitar wilayah operasional selama musim kemarau.
Penentuan Bantuan Berdasarkan Kebutuhan Warga
Agar bantuan tepat sasaran, penentuan lokasi pembangunan sumur gali dan sumur bor dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan puskesmas setempat. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan tambahan sarana penyediaan air bersih.
Sementara itu, penentuan penerima bantuan jamban sehat dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dengan mengacu pada data dan informasi dari Puskesmas Empat Petulai Dangku, Tebat Agung, dan Teluk Lubuk.
Penyediaan jamban sehat diharapkan dapat mendorong masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat sekaligus mengurangi risiko persoalan kesehatan yang berkaitan dengan buruknya sanitasi lingkungan.
Upaya tersebut juga diharapkan mendukung pencegahan berbagai masalah kesehatan, termasuk stunting, yang masih menjadi perhatian di sejumlah desa.
CSR untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
Program pembangunan sumur gali, sumur bor, dan jamban sehat ini merupakan bagian dari program CSR PT TeL pada pilar Infrastruktur serta Pengembangan Kapasitas bidang Kesehatan dan Konservasi.
Melalui program tersebut, perusahaan berupaya berkontribusi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, memperbaiki fasilitas sanitasi, dan menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat.
Keberlanjutan program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat dalam jangka panjang. Ketersediaan air bersih dan sanitasi layak merupakan fondasi penting bagi kesehatan keluarga, kualitas lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.

