Site icon Info Media Kota

Iftitah Safari Maulid: Ribuan Jamaah NU Gelar Doa Kebangsaan untuk Indonesia Damai Kota Prabumulih Makmur Sejahtera

INFOMEDIAKOTA — Siang itu Islamic Center Kota Prabumulih seolah menjadi samudera manusia. Sekitar 2.000 warga NU hadir dengan penuh khidmat, memenuhi setiap sudut masjid megah kebanggaan masyarakat bumi seinggok sepemunyian ini. Pada sabtu 23 Agustus 2025

Mereka datang bukan hanya untuk mendengar ceramah, tapi untuk menyatukan doa dalam Doa Kebangsaan dan membuka rangkaian Safari Maulid 1447 H yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Prabumulih.

Suasana hening dan syahdu begitu terasa. Ketika lantunan shalawat bergema, menembus hati para jamaah. Ketika Mahalul Qiyam dikumandangkan, ribuan orang berdiri serentak—ada yang meneteskan air mata, ada yang mengangkat tangan penuh harap. Dalam momen itu, tidak ada perbedaan, semua larut dalam cinta kepada Rasulullah SAW dan doa tulus untuk negeri.

Wali Kota Prabumulih bersama jajaran Forkopimda turut hadir, duduk bersisian dengan masyarakat. Seakan tak ada sekat antara pemimpin dan rakyat seakan hilang, digantikan oleh satu ikatan: doa bersama demi Indonesia yang damai khususnya dikota Prabumulih makmur dan sejahtera.

Ketua PCNU Prabumulih, Bayu Sugondo, S.Sy,. Kepada awak media menuturkan rasa syukur atas suksesnya acara ini.

“Alhamdulillah, acara berlangsung lancar dan khidmat. Ini semua berkat kerja sama pengurus NU di semua tingkatan serta dukungan badan otonom dan lembaga di bawah NU. Tujuan kami jelas: mengajak seluruh warga Prabumulih berdoa untuk kebaikan bangsa, persatuan, dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bayu dengan penuh harap.

Safari Maulid sendiri telah menjadi agenda penting bagi NU Prabumulih. Tahun lalu, kegiatan ini berhasil digelar di 33 titik lokasi. Tahun ini, jumlahnya dipastikan lebih banyak karena antusiasme masyarakat terus mengalir.

“Dari data sementara, sudah lebih dari 30 titik terdaftar dan insyaAllah akan terus bertambah. Pelaksanaannya kami percayakan kepada Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU). Semoga syiar Maulid ini membawa rahmat, bukan hanya untuk umat Islam, tapi juga bagi seluruh masyarakat Prabumulih,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa kebangsaan. Ribuan jamaah menundukkan kepala, memohon agar Indonesia dijauhkan dari perpecahan, diberi keberkahan, dan disatukan dalam kedamaian. Dari kota kecil bernama Prabumulih, gema cinta Nabi kembali bergulir, menyatukan umat dalam persaudaraan.

Puncak doa untuk mewujudkan Prabumulih makmur sejahtera meeneladani Rksullah menjadikan Gelaran Safari Maulid kali ini momentum untuk meneguhkan semangat satu abad NU.

“Bersama Satu Abad NU, Merawat Jagad Membangun Peradaban,” begitu pesan yang digaungkan, mengingatkan bahwa NU bukan hanya menjaga tradisi keagamaan, tapi juga merawat kehidupan, membangun harmoni, dan meneguhkan peradaban.

Exit mobile version