MUARA ENIM, INFOMEDIAKOTA.COM — Kunjungan Kerja Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru SH. MH disambut langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim H. Juarsah. SH dalam rangka melakukan peninjauan pembangunan insfrastruktur, jembatan, dan melakukan simbolis Panen Raya Padi sawah tadah hujan IP 200 (Ume Sele) di Desa Pinang Belarik Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muara Enim Guna mewujudkan Sumsel sebagai Lumbung Pangan nasional. Kamis (20/08/2020)
Pada kegiatan sebelumnya, Gubernur H. Herman Deru dan Plt. Bupati H. Juarsah. SH terlebiih dahulu Menghadiri acara Peringatan Tahun Baru Islam dan Ulang Tahun pesantren Yayasan pendidikan Abdul Rahman di desa Karang Mulia Kecamatan Lubai Ulu dengan menyerahkan bantuan pembangunan tiga ruang belajar senilai Rp.500 juta sekaligus melakakukan peletakan batu pertama.
Dalam laporannya Kepala Dinas Binamarga Dan Tata Ruang Sumsel DR. Rudi Darma. ST . MT meyampaikan Total pengalokasian dana APBD Pemerintah Provinsi untuk wilayah Kabupaten Muara enim di tahun 2020 adalah sebesar Rp. 81.848.669.000 dengan jumlah kurang lebih 45 kegiatan.
” Pada kesempatan ini kami juga melaporkan bahwa untuk kegiatan yang didanai dari APBD PU Binamarga dan Tata ruang provinsi sumatera selatan sudah melakukan pembayaran uang muka kurang lebih sebesar Rp. 8.654.000.000 digelontorkan melalui uang muka Kabupaten Muara enim ” Jelas Rudi Darma
Selanjutnya Dalam sambutanya Plt.Bupati Muara Enim H.Juarasah SH menyampaikan Ucapan terima Kasih kepada Gubernur sumsel,
” Kami Pemerintah Kabupaten Muara enim bersama Lapisan Masyarakat Serasan Sekundang mengucapkan Banyak Terima Kasih kepda Bapak Gubernur semoga dengan pembangunan insfrastruktur ini dapat memberikan kemajuan bagi Kabupaten Muara Enim.”Ujar Juarsah
lanjut juarsah, ” kedatangan bapak Gubernur Sumsel yang langsung turun bersama petani melakunan penen bersama menjadikan penyemangat kepada petani dalam menghadapi masa – masa sulit di tengah pandemi Covid-19. Kabupaten Muara Enim mempunyai luas lahan sawah sebanyak 22.000 hektar, lahan ladang lima ribu hektar dan lahan perkebunan 230.000 hektar. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar penduduk Kabupaten Muara Enim bermata pencarian sebagai petani.
Desa Pinang Belarik, Kecamatan Ujan Mas mempunyai sawah tadah hujan seluas 83 hektar. Dimana, para petani telah melakukan pengolahan lahan sawah untuk penanaman dua kali setahun bahkan berencana untuk tanam tiga kali setahun dengan pengairan yang sederhana, sehingga nantinya tak hanya mampu meningkatkan produksi di Kabupaten Muara Enim saja, tetapi juga berkontribusi bagi peningkatan produksi padi secara signifikan untuk Provinsi Sumatera Selatan maupun nasional, dengan target produksi nasional di tahun 2020 ini sebesar 59,15 juta ton gabah.
” Hal tersebut sebagai komitmen kami untuk mewujudkan Kabupaten Muara Enim yang tak hanya dikenal sebagai Lumbung Energi namun juga Lumbung Pangan Provinsi Sumatera Selatan. Kemudian salah satu langkah untuk mendukung hal tersebut, maka kami menargetkan produksi padi di Kabupaten Muara Enim tahun 2020 yaitu sebesar 146 ribu ton gabah kering giling, dengan sasaran luas panen 31 ribu hektar dan produktivitas rata-rata 47 kwintal perhektar. ” Jelasnya
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengapresisasi Kabupaten Muara Enim serta warga desa Pinang Belarik atas penyelenggaraan panen raya yang tidak hanya dua kali pertahun, tetapi bisa ditingkatkan sampai tiga kali dalam setahun, langsung membawa anggota DPRD Sumsel dan Kepala Perangkat Daerah Provinsi Sumsel untuk terjun dan melihat langsung ke desa-desa agar bisa mendengar keluhan dari masyarakat langsung, apa yang menjadi permasalahan utama dalam pengolahan pertanian di desa, dan akan segera kita tindak lanjuti, seperti pengairan air sawah, dan alat mesin pertanian (Alsintan).
Untuk mewujudkan Provinsi Sumsel sebagai lumbung pangan yang terbaik di Indonesia, tahun ini, pihaknya akan menerima 1000 sarjana untuk menjadi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang di gaji oleh APBD Sumsel. Tahun 2019 Sumatera Selatan merupakan Provinsi 5 Besar Provinsi Penghasil Pangan Nasional, kedepan beliau berharap Provinsi Sumatera Selatan dapat menjadi 3 Besar Penghasil Pangan Nasional.
Diakhir rangkaian kegiatan Gubernur mengatakan akan memberikan bantuan mesin panen padi untuk Desa Pinang Belarik apabila dapat meningkatkan produksi padinya. Saat ini Desa Pinang Belarik, Kecamatan Ujan Mas memiliki sawah tadah hujan seluas 83 hektar dengan target produksi nasional di tahun 2020 ini sebesar 59,15 juta ton gabah. Gubernur Sumsel, H. Herman Deru kali ini memberikan bantuan kepada para petani di Desa Pinang Belarik berupa 2 unit Corn Sheller, 4 unit Power Thresher, dan 2 unit Power Threser Multiguna.
Saat pelaksanaan Panen Raya padi secara simbolis oleh Gebernur, disela kegiatan ketua tim PKK Dra.Hj. Nurhilyah Juarsah menyempatkan acara gerbak masker dengan membagi bagikan masker kepada siswa siswi dan warga masyarakat.(Adv/imk)

