Aksi Kekerasan Terhadap Wartawan Kembali Terjadi

Prabumulih,  Infomediakota.com – Aksi kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini dialami Fajar Amsani (37), warga Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Pewarta salah satu media online ini dikeroyok oleh tiga pria berinisial AR, PA dan UB menggunakan kursi kayu dan tangan kosong hingga mengakibatkan korban luka memar di tangan.

Peristiwa tersebut, terjadi di arena Pasar Malam di kawasan Taman Kota Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur, Selasa (12/11), sekitar pukul 22.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Informasi dihimpun, peristiwa pengeroyokan yang dialami Fajar bermula ketika ia mendatangi arena pasar malam untuk mengkonfirmasi terkait isu adanya penarikan sewa tenda pameran yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Prabumulih yang diduga dilakukan oleh pemilik tenda.

Baca juga  Viral !! Orasi Panas Kampanye Mantan Ketua DPRD Sutarno SE, Sebut Janji Manis Pihak Besan Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Ketika itu ia bertemu dengan AR, yang merupakan salah satu pegawai pasar malam. Fajar pun langsung menanyakan isu pungli tersebut kepada AR, namun bukannya penjelasan yang ia terima. AR justru menanyakan kenapa Fajar hendak ikut campur dengan urusan itu. Selanjutnya terjadi cekcok mulut antara Fajar dan AR.

Diduga tak dapat menahan emosinya, AR bersama dua rekannya yang lain langsung mengambil kursi dan memukulkannya ke arah korban. Mendapat serangan itu, Fajar berusaha menangkis akibatnya tangannya mengalami memar. Melihat korbannya melawan, pelaku semakin beringas dan terus berusaha memukul korban. Sadar dirinya dalam bahaya, Fajar langsung mengambil langkah seribu guna menyelamatkan diri.

“Saya terdesak, lalu lari ke arah rel kereta api. Para pelaku ada yang tidak saya kenal dan ikut mengejar sambil membawa pisau dan parang. Untung saya bisa selamat, saya berharap kasus ini ditindaklanjuti petugas kepolisian,” ujar Fajar, Rabu (14/11).

Baca juga  PLTU Sumsel-8 Ingkar Janji, Perbaikan Jalan Rusak Tak Kunjung Terealisasi Warga Desa Air Talas Bakal Gelar Aksi

Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIk melalui Kasatreskrim AKP Abdul Rahman ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya telah menerima laporan dari korban.

“Laporan telah diterima, kasusnya sendiri masih dalam penyelidikan. Korban telah dimintai keterangan, kami akan menyelidiki dan menindaklanjuti laporan ini,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih, Mulwadi alias Kemong, menyesalkan adanya aksi kekerasan terhadap wartawan yang tengah melakukan tugas jurnalistik tersebut.

“Sangat kita sesalkan hal ini terjadi, mengapa pihak pasar malam harus melakukan kekerasan terhadap wartawan yang sedang bertugas. Semestinya dijawab saja apa adanya,” tuturnya.

Lebih lanjut Mulwadi meminta kepada aparat penegak hukum, untuk menindaklanjuti laporan tersebut. “Kita serahkan kepada ihak kepolisian, kasusnya sudah dilaporkan kita tidak bisa intervensi masalah itu biarkan kepolisian bekerja,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *