INFOMEDIAKOTA PALI — Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) setiap momen 26 Juni ini selalu dijadikan sebagai gerakan perlawanan terhadap bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang yang berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan sosial ekonomi, serta keimanan dan kedamaian dunia.
Dampak buruk Narkoba bisa saja menjadi bias terhapus pengaruh bandar yang dapat mengatur bahkan mengubah bisnis haram terasa halal dengan kontaminasi uang dan lingkaran keuntunganmenjanjikan, korban narkoba bukan hanya dari kalangan masyarakat akan tetapi sudah banyak Aparat Penegak Hukum yang terperangkap dalam pusaran bisnis gelap ini.
Menanggapi hal ini Wakil Ketua DPRD Pali Firdaus Hasbulah SH MH, mengatakan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 26 Juni 2025 harus bisa menjadi warning dan alarm bagi masyarakat bahwa bahaya narkotika sudah menjadi ancaman global setiap belahan negara di dunia.
Karena itu Firdaus, mengajak melalui momentum Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2025 ini, agar semua lapisan masyarakat menyatukan nian semua memeranginya serta mencegah bahayanya narkoba dengan menyelamatkan generasi masa depan.
“Lindungi akal sehat, jaga masa depan. Narkoba merusak iman dan harapan. Mari kita lawan dengan doa, tindakan,dan cinta pada generasi,” ucap Wakil Ketua DPRD Pali Firdaus Hasbulah, SH, MH, (26/06/2025).
Firdaus menambahkan, melalui Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), bahwa hari ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya Penyalahgunaan narkoba dan menyoroti upaya Perserikatan Bangsa -Bangsa dan negara -negara di seluruh dunia untuk memerangi perdagangan narkoba ilegal dengan fokusnya adalah pada pencegahan untuk memutus siklus tersebut.
“Selamat Hari Anti Narkotika Internasional 2025 “Mari memutus Rantai, Pencegahan, Pengobatan, dan Pemulihan untuk Semua. Slogan ini menekankan dukungan masyarakat, akses layanan kesehatan, dan perlunya solidaritas global dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba dan perdagangan gelapnya,” Tambah Firdaus Hasbulah. (j.red).










