INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH — Dinamika Politik di kota Prabumulih semakin menunjukan suhu yang memanas dan menegangkan. Gejolak dan polemik kian terasa tak hanya di kalangan elit politik namun terjadi pula di akar rumput, beberapa waktu yang lalu, munculnya hasil survey yang di rillis oleh internal Golkar Sumsel melalui lembaga Survey (LPI) Lingkar Publik Independen sempat menjadi pro kontra antar kubu lawan.
Internal Golkar mengkalim Hasil Survey dengan metodelogi lembaga LPI paslon Nomor 03 Ngesti Amin Unggul 65% sementara Paslon Nomor 01 Arlan Franky saat Kampanye tak pernah sepi hanya 21%, bahkan Paslon Nomor 02 Fikri Syamdakir yang setiap kampanye selalu ramai dan mempunyai basis loyalis dari PDIP hanya mendapat 7% perolehan suara di samakan dengan 7% orang yang belum punya pilihan dan belum paham tentang pilkada. Hal ini membuat kubu paslon berang sampai melayangkan laporan ke pihak penyelengara pemilu.
Selain dinamika di atas isu money politik di kalangan masyarakat kian merebak telah menjadi candu seakan sulit di sentuh tapi dapat dirasakan, terlihat di dunia maya melalui akun fake di medsos FB IG dan Tiktok kerap memposting paslon melalukan praktik politik uang, beberapa akun bodong memposting beberapa foto kecurangan praktik money politik terus bergentayangan.
Bahkan salah satunya vidio bagi bagi amplop oleh tim sukses yang diduga Uang saat kampanye akbar paslon 03 diposting oleh akun prabujaya di grup Prabumulih Viral kembali mewarnai beranda di FB dan komentar netizen yang pro dan kontra.
Postingan di beranda medsos Netizen mengisyaratkan lebih membutuhkan Uang ketimbang Program, ya sepeti itu realitas dunia jagat maya yang telah meracuni pikiran pemilih manambah deretan panjang dilematika dan dinamika Pilkada Prabumulih. Hal ini kembali menimbulkan pertanyaan ada apa dengan Pilkada Prabumulih ?
Terkait Hal tersebut Bawaslu kembali menggelar tahapan proses dalam Pilkada
dengan melaksanakan Apel siaga memasuki masa tenang dari tanggal 24 sampai 27 november kembali menegaskan dan berkomitmen untuk menjadikan Pemilu yang berintegritas dan bermartabat.
Acara Bawaslu kota Prabumulih dihadiri oleh Pj Walikota di wakili staf ahli, Ketua KPU, Kapolres beserta jajaran Kapolsek, Danramil, Camat dan Lurah, se Kota Prabumulih dan Masyarakat Pemantau Pemilu serta Ormas LAKRI Prabumulih, Sabtu 23/11/24.
Komisioner Bawaslu Sumsel, Ahmad Nafi selaku Kordinator Pelanggaran Pemilu Provinsi saat memimpin apel siaga membacakan komitmen bersama ratusan anggota yang telah di lantik dan menjalani bimtek.
“Kegiatan hari ini, apel pengawasan masa tenang di Taman PJ. Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu Tegakkan keadilan pemilu, adil dan akuntabilitas, siap melaksanakan pengawasan pemilihan secara jujur,” tegasnya.
Dirinya menekankan sebagai bentuk komitmen bersama kesiapan dalam pengawasan terutama kesiapan saat tahapan hari tenang sampai pemungutan suara 27 november 2024 menyatakan bahwa Bawaslu provinsi, kota, panwascam sampai ke pengawas TPS siap untuk melaksanakan komitmen itu.
Selain itu Ahmad Nafi juga meminta Semua jajaran di minta bekerja sesuai aturan sehingga tidak ada lagi kampanye
mengutamakan strategi pencegahan, tidak ada jika ada pelanggaran maka lakukan tindakan sesuai aturan
“Jalankan tugas tugas dengan patroli di masa tenang dengan pencegahan terlebih dahulu apabila terjadi pelanggaran segera di lakukan penindakan sesuai aturan, untuk mewujudkan pilkada aman dan berintegritas,” tegasnya
Sementara itu, Pj Wako Prabumulih, H Elman ST MM diwakili Staff Ahli Wako, Mulyadi Karoman SPd MSi mengatakan, berterima kasih atas apel siaga pengawasan pemilu.
“Mari kita ciptakan dan wujud Pilkada aman dan damai, laksanakan pengawasan pemilu secara optimal dan maksimal,
Pemkot Prabumulih, mendukung pelaksanaan dan pengawasan Pilkada Serentak 2024 aman dan kondusif. Semoga Pilkada Prabumulih, sukses dan lancar,” tutupnya.
Sementara Fandri Kesuma didampingi Arif Ahong perwakilan dari Lembaga Pemantau Pemilu 2024, DPK LAKRI Prabumulih berharap agar pelaksanaan Pilkada ini dapat berjalan dengan aman, damai dan kondusif sehingga pada tanggal 27 nanti pelaksanaan pencoblosan dapat berjalan sesuai dengan harapan.
“Kami dari DPK LAKRI Prabumulih berharap dengan Apel Siaga Pengawasan ini semoga seluruh instrumen terkait dapat menjalankan peran dan fungsinya masing-masing termasuk rekan-rekan Lembaga Pemantau dan juga masyarakat agar Pilkada tahun ini dapat berjalan aman, damai dan kondusif dan saat hari pencoblosan nanti berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama” ujar Fandri Ketua DPK LAKRI Prabumulih kepada awak media.
Saat ini masyarakat menyandarkan semua tonggak tugas berat tersebut kepada Bawaslu selaku penyelenggara dan pemangku kewenangan yang di berikan amanah oleh Negara dalam menegakkan keadilan Pemilu. Sehingga pada tanggal 27 nanti Pilkada sukses aman dan damai dapat terwujud seperti harapan masyarakat bumi seinggok sepemunyian.










