INFOMEDIAKOTA Muara Enim– Puluhan Gudang BBM Ilegal jenis minyak Solar di jalan Servo lintas Raya yang terus menjamur khususnya di KM 108 sampai ke KM 36 sampai ke pelabuhan seakan belum juga bisa di tertibkan apalagi di berantas sampai tuntas oleh APH.
Bisnis gelap yang sudah beroperasi cukup lama menjamur ini sudah barang tentu menjajikan keuntungan yang besar. Mulai dari Hulu produksi ilegal driling BBM hingga Hilirisasi Minyak sulingan ilegal refenery di Kabupaten Musi Banyuasin sampai di suplai ke gudang penimbunan.
Tak peduli dengan keselamatan, Dampak lingkungan maupun korban jiwa mulai dari pengeboran sampai ke gudang ilegal ini warga kerap dibuat cemas begitu pula pengguna jalan khawatir akan keselamatan jika terjadi kebakaran karena kondisi gudang yang berdiri di dekat dengan pemukiman dan di pinggir jalan lintas.
Seperti kamis malam tadi sekira pukul 22.00 wib Kebakaran hebat terjadi di jalan khusus batu bara milik PT Servo Lintas Raya (SLR) yang melanda sebuah bangunan diduga sebagai gudang minyak, tepatnya di KM 108.
Kejadian tersebut menggemparkan warga sekitar serta membuat panik sejumlah pengendara yang mengangkut batu bara, aktivitas angkutan pun sempat terhambat.
Dari informasi yang berhasil dihimpun tim media ini, lokasi kejadian masuk di wilayah Kabupaten Muara Enim.
Dan lokasi kebakaran menurut pihak perusahaan adalah milik warga yang membuka warung dan diduga menjual minyak secara ilegal.
Hal itu diungkapkan Humas PT SLR, Syahrul saat dikonfirmasi tim media ini pada Jum’at 11 April 2025.
“Lokasi masuk Muara Enim, tapi ini warung yang jual minyak ilegal dipinggir jalan SLR, bukan punya SLR atau tempat resmi,” ungkap Sahrul.
Pada kejadian itu, pihak perusahaan turun ke lokasi kejadian dan menyatakan dalam insiden itu tidak ada korban jiwa.
“Tidak ada korban jiwa, namun sempat aktivitas angkutan terhambat karena kobaran api cukup besar,” imbuhnya.
Untuk penyebab kebakaran, disebutkan Syahrul hingga saat ini belum diketahui.
“Penyebab api belum diketahui karena memang di lokasi itu merupakan warung tempat persinggahan sejumlah angkutan untuk beristirahat,” terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui Jumah kerugian yang dialami korban maupun penyebab api membakar lokasi tersebut. Namun aktivitas angkutan batubara kembali lancar.
SUMBER : SN










