INFOMEDIAKOTA.COM, PRABUMULIH, — Kejadian kebocoran pipa milik Pertamina Hulu Rokan Zona 4 field Prabumulih t masih kerap terjadi, bagaimana tidak dalam bulan Mei 2023 ini saja sudah 4 kali pipa bocor di berbagai wilayah kota Nanas.
Penyebab kebocoran pun cukup beragam mulai dari Korosi akibat umur pipa yang sudah tidak layak untuk produksi hingga di sebabkan oleh sabotase orang Tidak Dikenal. Hal tersebut tentu mengakibatkan kerugian Negara dan Masyarakat disisi lain warga khawatir akan menjadi dampak pencemaran lingkungan dan rusaknya kontur tanah hingga menurunnya produktifitas hasil perkebunan juga ekosistem biota air jika mengaliri sungai.
Seperti yang terjadi lagi kali ini kebocoran pipa minyak di Talang Bernai RT 07 RW 05 Kelurahan Tebing Tanah Puteh Kecamatan Prabumulih Barat.
Kejadian Insiden bocornya line pipa milik pertamina ini diketahui dan dilaporkan oleh warga setempat, dan langsung ditindaklanjuti oleh tim internal
PT Pertamina EP (PEP) Limau Field melakukan aksi cepat tanggap dalam menangani insiden pipa bocor di Talang Bernai, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, (13/05).
Head of ComRel & CID Zona 4, Tuti Dwi Patmayanti, hanya menyebutkan bahwa pihak PEP Limau Field sudah menindaklanjuti dengan melakukan investigasi untuk mengatasi kebocoran pada pipa tersebut.
“Saat ini tim kami sudah melaksanakan
upaya pembersihan crude oil yang mengalir akibat kebocoran pipa tersebut dengan membelok aliran cairan agar tidak melebar ke sekitar. Hasil investigasi menyatakan bahwa penyebab kebocoran tersebut akibat sabotase dari oknum yang tidak bertanggung jawab, dilanjutkan prosedur keamanan oleh tim sekuriti dengan berkoordinasi ke Polsek Prabumulih Barat. Saya harap kita semua, bersama masyarakat setempat turut serta menjaga objek vital Nasional untuk kepentingan negara bersama. Terima kasih,” ujarnya.
PEP Limau Field juga berterima kasih karena masyarakat setempat sudah berkoordinasi dengan baik untuk menangani insiden ini.
” Harapannya kedepan tidak ada lagi oknum yang tidak bertanggung jawab, karena hal tersebut dapat merugikan masyarakat dan juga negara”, harapnya.










