INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH — PT Perta-Samtan Gas (PSGAS) sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang ekstraksi gas bumi menjadi produk utama LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan kondensate di area Sumatra Bagian Selatan (Prabumulih dan Sungai Gerong).
Sebagai upaya Perusahaan dalam pengelolaan dan penanggulangan keadaan darurat di area operasi perusahaan, secara berkelanjutan Perusahaan telah menetapkan system pengembangan kompetensi, sarana dan fasilitas termasuk latihan/drill baik secara internal maupun dengan pihak eksternal.
Diketahui sebagai perusahaan yang mengelola hydrocarbon dengan risiko kebakaran dan ledakan, Perusahaan melalui QHSE department sebagai penanggungjawab telah melakukan berbagai program aspek safety dan keselamatan proses.
Salah satu program dengan pihak ekternal adalah pelaksanaan kegiatan emergency drill TIER 2 dengan Perusahaan/stakeholder yang ada di sekitar PT Perta-Samtan Gas seperti Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Prabumulih, Pertamina Gas Distrik Cambai, Rumah Sakit Pertamina Prabumulih, dan BPBD Kota Prabumulih.

Dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2025 di Fasilitas PT Perta-Samtan Gas yang berada di SKG-10 Prabumulih. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih system komunikasi, sarana dan fasilitas, kerja sama team, review response time dan lainnya dalam penanggulangan keadaan darurat di Pertamina Group area Prabumulih.
Hal tersebut disampaikan Rudi selaku Act. General Manager PT Perta Samtan Gas yang bertindak sebagai Incident Commander dalam kegiatan ini.
“Skenario emergency drill TIER 2 : “Gas Leak, Jet Fire, Demonstration Handling & Medical Evacuation” yang digunakan merujuk pada Major Accident Hazard (MAH) yang telah ditetapkan oleh di PT Perta Samtan Gas di area operasi Perusahaan sebagai latihan dalam antisipasi kami dalam menghadapi keadaan darurat,” pungkasnya.










