INFOMEDIAKOTA PALI — Ajang inovasi paling prestisius di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali digelar. PALI Innovation Award 2025 resmi dibuka di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (6/12/2025), dengan skala lebih besar dan atmosfer persaingan yang semakin ketat.
Bupati PALI Asgianto ST, didampingi Ketua TP PKK Dwi Asgianto dan Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah, S.H., memimpin langsung pembukaan yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai lapisan — kepala OPD, pelajar SD hingga SMA, mahasiswa, hingga komunitas inovator daerah.
Kepala Balitbangda PALI, Deasy Rossalia, S.TP., M.Si, menyampaikan bahwa tahun ini menjadi tonggak sejarah. “Tahun ini terdapat 126 proposal yang masuk — tertinggi sejak pertama kali digelar pada 2022. Seleksi berlangsung dari Juni hingga Agustus dengan enam kategori: kesehatan, pertanian, pangan, pelajar, mahasiswa, dan OPD,” jelasnya.
Proses penilaian disebut berlangsung transparan, objektif, dan ilmiah, menggandeng institusi nasional seperti BRIN, Kementerian PAN-RB, IPB University, dan Universitas Sriwijaya.
Dewan juri terdiri dari dua profesor, satu doktor, perekayasa ahli, serta pejabat KemenPAN-RB. Penjurian bahkan dilakukan on the spot untuk memastikan keaslian dan dampak inovasi.
Deasy turut mengapresiasi dukungan dari unsur swasta yang memperkuat penyelenggaraan tahun ini. “Terima kasih kepada seluruh donatur. Semoga sinergi baik ini terus berlanjut,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menekankan bahwa inovasi bukan hanya urusan pemerintah, tetapi gerakan kolektif masyarakat.
“Inovasi tidak mengenal usia atau jabatan. Kalian semua adalah buktinya,” tegasnya.
Ia mengumumkan hadiah umrah bagi juara pertama di setiap kategori sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap kreativitas masyarakat.
“Asal ada kemauan, mulai saja dari apa yang ada. Jangan menunggu sempurna,” pesan Bupati, menyerukan agar inovasi menjadi perekat kemajuan daerah.
Melalui PALI Innovation Award 2025, Pemkab PALI kembali menegaskan komitmennya membangun ekosistem inovatif sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas layanan publik, pembangunan, dan daya tarik investasi.
Ajang ini tak hanya menghasilkan inovator baru, tetapi juga mengokohkan posisi Kabupaten PALI sebagai daerah yang semakin siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.
PALI terus menegaskan diri sebagai daerah yang bertumbuh melalui gagasan, kreativitas, dan keberanian untuk berinovasi.










