INFOMEDIAKOTA MUARA ENIM — Antusiasme warga Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, membuktikan satu hal ketika harga pangan menjadi persoalan, program pasar murah langsung menjadi magnet bagi masyarakat.
Ratusan warga memadati kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama Tim Penggerak (TP) PKK Muara Enim, Kamis (20/8/2026).
Sejumlah kebutuhan pokok yang ditawarkan dengan harga lebih terjangkau pun cepat diserbu pembeli. Beras, minyak goreng, gula pasir, cabai hingga bawang merah menjadi komoditas yang paling diburu. Dalam waktu relatif singkat, sejumlah bahan pangan tersebut ludes dibeli masyarakat.
Kondisi itu sekaligus memperlihatkan bahwa daya beli masyarakat masih menjadi perhatian penting di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. Pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang lebih bersahabat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim Sumarni dan Plt Ketua TP PKK Muara Enim Ahmad Yani.
Pelaksanaannya bertepatan dengan kunjungan kerja TP PKK Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka pembinaan serta evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Pemkab Muara Enim menempatkan operasi pasar murah sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan sekaligus meredam tekanan inflasi daerah.
Plt Bupati Sumarni menegaskan, pemerintah daerah perlu hadir ketika masyarakat menghadapi tekanan ekonomi, terutama menyangkut kebutuhan dasar seperti pangan.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga dimanfaatkan untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Tak berhenti pada pasar murah, kegiatan di Tegal Rejo turut dilengkapi layanan Cek Kesehatan Keliling secara gratis serta Perpustakaan Keliling untuk anak-anak.
Dengan demikian, kegiatan tersebut dikemas lebih luas: menyentuh kebutuhan ekonomi, kesehatan sekaligus literasi masyarakat.
Di hadapan tim evaluator TP PKK Provinsi Sumsel, Pemkab Muara Enim juga memaparkan implementasi 10 Program Pokok PKK, mulai dari penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, hingga kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.
Desa Tegal Rejo sendiri memiliki sejumlah capaian yang menjadi perhatian. Desa ini tercatat meraih Juara I Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Sumsel.
Selain itu, Tegal Rejo menjadi percontohan Desa Digital Membara melalui penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) serta mengembangkan pengelolaan data berbasis digital melalui program Desa Cinta Statistik (Cantik).
Pemkab juga mendorong kader PKK agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi ikut memperkuat ketahanan pangan keluarga. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk menghasilkan kebutuhan pangan secara mandiri.
Bagi masyarakat, pasar murah mungkin hanya berlangsung sehari. Namun, tingginya antusiasme warga menjadi pesan kuat bagi pemerintah: akses terhadap pangan murah dan terjangkau tetap menjadi kebutuhan nyata yang harus dijaga secara berkelanjutan.










