INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Koperasi dan UKM terus memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal. Bertempat di Kelurahan Talang Ubi Selatan, pelatihan khusus mengenai higiene dan sanitasi produksi serta manajemen keuangan digelar untuk para pengusaha tempe setempat dan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kemarin.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan PALI, Hengki Hendri, SKM, serta Ketua Komunitas Lakutula, Ningsih, S.Pd, yang selama ini aktif dalam pendampingan UMKM di bidang keamanan pangan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu dan keamanan produk tempe melalui standar produksi yang bersih dan higienis. Dengan penerapan teknik sanitasi yang tepat, pelaku UMKM diharapkan dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas, aman dikonsumsi, memiliki daya simpan lebih lama, serta mampu memperkuat kepercayaan konsumen.
Selain pembahasan teknis produksi, peserta juga dibekali materi pengelolaan keuangan usaha. Pelaku UMKM tempe dilatih mencatat arus kas secara sistematis dan profesional agar pengembangan usaha dapat lebih terarah dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara para pengusaha tempe dengan KDMP Talang Ubi Selatan sebagai mitra strategis dalam penyediaan bahan baku, pendampingan usaha, pemasaran, dan perluasan jaringan distribusi.
“Kita ingin koperasi menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Ketika UMKM kuat, ekonomi kelurahan pun ikut berkembang,” ujar panitia kegiatan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI, Raden Abdurrohman, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal.
“Pelatihan ini bukan hanya teori, tetapi langkah nyata agar pelaku usaha tempe mampu memproduksi dengan standar higienis dan mengelola keuangan secara profesional. Jika kualitas meningkat, peluang pasar akan semakin luas,” tegasnya.
Rohman juga menaruh harapan besar kepada KDMP sebagai mitra UMKM tempe.
“Kami berharap KDMP menjadi koperasi yang mandiri dan aktif mendukung usaha masyarakat, mulai dari bahan baku, akses permodalan hingga promosi produk. Jika sinergi berjalan baik, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.
Pemkab PALI optimistis, melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, kualitas dan daya saing UMKM tempe di Talang Ubi Selatan akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.










