INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih menggelar rapat koordinasi terkait rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV yang akan menghubungkan Muara Enim–New Aur Duri. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Walikota Prabumulih, Kamis (18/9).
Rapat dipimpin langsung Asisten I Kota Prabumulih, Dr. Drs. H. Aris Priadi, S.H., M.Si., dan dihadiri perwakilan PT PLN (Persero), Dinas PU dan Tata Ruang, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Forkopimda, serta camat dan lurah dari wilayah terdampak.
Dukung Ketahanan Energi Nasional
Dalam rapat, Pemkot menegaskan dukungannya terhadap proyek strategis nasional tersebut. Pembangunan jaringan transmisi 500 kV dinilai penting untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Sumatera bagian Selatan.
“Pemerintah Kota Prabumulih mendukung penuh pembangunan SUTET ini, sepanjang prosesnya mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta memperhatikan aspirasi masyarakat terdampak,” tegas Aris Priadi.
Perwakilan PT PLN (Persero) memaparkan, proyek ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Dalam kesempatan itu, PLN juga mengajukan permohonan penetapan lokasi (penlok) sebagai dasar dimulainya proses pengadaan tanah sesuai aturan yang berlaku.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, PLN, hingga masyarakat. Sebagai tindak lanjut, Pemkot Prabumulih bersama PLN akan membentuk tim teknis guna meninjau langsung lokasi, melakukan sosialisasi, serta mengumpulkan data di lapangan.
Dengan dukungan semua pihak, pembangunan SUTET 500 kV Muara Enim–New Aur Duri diharapkan dapat berjalan lancar, sesuai regulasi, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.










