INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH – PT Perta-Samtan Gas (PSGAS) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keunggulan operasional, transformasi digital, serta keterlibatan masyarakat lokal. Bertempat di Prabumulih, PSGAS menggelar Coaching Clinic dan sosialisasi pengadaan barang dan jasa bagi vendor lokal, khususnya pelaku UMKM.
Program ini digagas sebagai jawaban atas tantangan yang kerap dihadapi vendor lokal, terutama dalam memahami standar pengadaan barang dan jasa maupun aspek keselamatan kerja (K3), yang sering menjadi kendala saat mengikuti proses tender.
Adapun Program kegiatan ini bertujuan
1. Meningkatkan Pemahaman Prosedur: Memberikan pemahaman menyeluruh tentang prosedur pengadaan dan Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor (CSMS) kepada vendor lokal.
2. Memfasilitasi Partisipasi Digital: Membantu vendor dalam pendaftaran dan penggunaan platform digital Pertamina (i-Vendor dan PADI UMKM) untuk ekosistem pengadaan.
3. Pemberdayaan UMKM: Memperkuat UMKM sebagai mitra strategis dan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) untuk mendukung perekonomian lokal.
4. Transformasi Digital Invoice: Mengedukasi pengguna dan vendor tentang sistem pengajuan invoice digital (Ce’mala) untuk efisiensi dan transparansi.
Polly Amin, Vittonix Shared Service Procurement PT Pertamina, selaku narasumber kegiatan menegaskan, kegiatan ini menjadi sarana edukasi agar vendor lokal mampu memahami prosedur pengadaan secara menyeluruh, termasuk tata cara pendaftaran melalui platform digital seperti i-Vendor dan PADI UMKM.
“Tujuannya agar vendor bisa menjadi calon penyedia barang dan jasa resmi di lingkungan Perta Samtan Gas. Selain itu, kegiatan ini juga menambah wawasan serta merangkul vendor dan UMKM lokal yang ada di Prabumulih,” ungkap Polly.
Kegiatan ini juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai Sistem Manajemen Keselamatan Kontraktor (CSMS), penggunaan sistem invoice digital Ce’mala, hingga literasi perpajakan terkini yang relevan dengan kegiatan usaha mereka.
Menariknya, sesi ini dikemas dalam format Home Clinic yang interaktif, mendorong dialog langsung antara peserta dan pemateri. Materi yang diberikan meliputi:
Edukasi Pendaftaran Vendor melalui PADI UMKM dan i-Vendor.
Pelatihan CSMS untuk memenuhi standar keselamatan kerja.
Penjelasan Invoice Digital Ce’mala, guna meningkatkan efisiensi dan transparansi administrasi.

Hari Nungroho selaku ketua pelaksana menjelaskan, i-Vendor merupakan gerbang utama kontraktor atau supplier yang ingin bermitra dengan PSGAS. “Kami mengutamakan transparansi, keadilan, dan kebersamaan. Pelatihan i-Vendor dan CSMS ini adalah kesempatan bagi calon rekanan di Prabumulih untuk bisa masuk dalam ekosistem pengadaan kami,” jelasnya.
Program ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Ardianto, Sekretaris LSM GMPB, menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha maupun masyarakat sipil yang ingin memahami mekanisme pengadaan.
“Kami berterima kasih kepada Perta Samtan Gas. Workshop dan coaching ini sangat membantu kami memahami langkah-langkah bisnis penyediaan barang dan jasa. Semoga ke depan kami selalu dilibatkan dalam kegiatan positif seperti ini,” ujar Ardianto.
Sementara itu, Rusleni dari Intan Catering, salah satu peserta, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan ini sangat bagus, membuat kami semakin paham tentang proses pengadaan. Banyak ilmu dan pengetahuan baru yang kami dapatkan. Pokoknya, Perta Samtan Gas is the best,” ucapnya dengan semangat.
Melalui inisiatif strategis ini, PT Perta-Samtan Gas menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem bisnis yang inklusif, aman, dan modern. Dengan memberdayakan vendor lokal, perusahaan tak hanya memperkuat rantai pasok yang handal, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Prabumulih secara berkelanjutan.










