INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH – Penantian panjang warga Kelurahan Mangga Besar akhirnya berbuah lega. Setelah hampir satu dekade menghadapi pendangkalan Sungai Jambat Akar, Pemerintah Kota Prabumulih menunjukkan kepedulian nyata melalui langkah yang tidak biasa.
Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, turun tangan langsung dengan meminjamkan alat berat milik pribadinya untuk melakukan pengerukan endapan tanah di sungai tersebut.
Langkah ini menjadi angin segar bagi warga yang selama bertahun-tahun hidup dengan kekhawatiran banjir akibat aliran sungai yang tersumbat.
Pendangkalan Sungai Jambat Akar telah lama menjadi keluhan masyarakat. Setiap musim hujan, aliran air kerap meluap dan mengancam permukiman warga.
Namun keterbatasan penanganan membuat normalisasi sungai seakan menjadi harapan yang tak kunjung terwujud. Hingga akhirnya, harapan itu datang dari inisiatif pribadi orang nomor satu di Kota Prabumulih.
“Sudah sekitar 10 tahun kami menunggu pengerukan sungai ini. Alhamdulillah, hari ini bisa terlaksana berkat bantuan alat berat milik pribadi Bapak Wali Kota. Kami benar-benar bersyukur,” ujar salah seorang warga Mangga Besar dengan mata berbinar.
Pengerukan Sungai Jambat Akar ini diharapkan mampu memperlancar aliran air, menekan risiko banjir, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang bermukim di bantaran sungai.
Langkah Wali Kota H. Arlan tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Bagi warga, bantuan alat berat pribadi ini bukan sekadar soal teknis pengerukan, tetapi simbol kehadiran pemimpin yang responsif dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.
Melalui aksi ini, Wali Kota Prabumulih menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir lewat kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga melalui kepedulian langsung dan solusi konkret, bahkan dengan mengorbankan fasilitas pribadi demi kepentingan masyarakat.
Bagi warga Mangga Besar, hari ini bukan sekadar pengerukan sungai, melainkan bukti bahwa suara mereka akhirnya didengar.










