Atasi Carut Marut Pasar Prabumulih, WaliKota Tawarkan Solusi Pasar Induk 24 Jam di Terminal Jalan Lingkar

INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH — Auman bunyi Sirine mobil Sat Pol PP mungkin tak asing lagi terdengar di telinga para pedagang pasar di sepanjang jalan Jenderal Sudirman Kota Prabumulih setiap pagi. Namun tidak bagi pengendara pertama kali melintasi jalan dalam kota ini bakal sedikit kaget saat mendengar sirine yang menandakan bahwa gelaran para pedagang liar harus segera di tutup.

“Wah ada Apa ini, Kecelakaan apa kebakaran mas, ” ujar Udin salah satu pemudik yang kaget saat mendengar sirine mobil pol PP sekira jam 6.30 pagi saat melintasi jalan jenderal sudirman Prabumulih (25/3/25).

Bacaan Lainnya

Ya beginilah wajah pasar kota Prabumulih sudah belasan tahun menunjukan problematika carut marut tata kelola pasar yang tak kunjung terselesaikan.

Sejak 2 periode kepemimpinan Ridho Fikri permasalahan pasar seakan menemukan jalan buntu, upaya penertiban dan pemindahan pasar seakan terkungkung tak berdaya, isu politik sangat kental mewarnai gejolak yang terjadi.

Bahkan kondisi Pasar Tradisional Modern 1 dan 2 yang megah berdiri seperti tak berfungsi. Para pedagang enggan menempati kios dengan alasan sepi pembeli.

Baca juga  Cak Arlan Beserta Istri Tampil Mememukau di Panggung Swarna Songket Nusantara 2025 BKB Palembang

Saat ini Hak pengendara telah di rampas oleh para pedagang liar, tata ruang berubah menjadi kesemrawutan oleh lapak pedagang dengan berani terang terangan menutup akses Jalan M Yamin, Mayor iskandar alih fungsi menjadi ratusan petak kios yang tak tertata rapi jauh dari kata bersih.

Tak hanya disitu saja, saat ini kondisi jalan Jenderal Sudirman sudah alih fungsi menjadi bongkar muat agen dan pengecer baik pedagang sayur, ikan dan sembako semakin hari disesaki oleh tumpah ruah ratusan pedagang dari luar kota Prabumulih yang terus mengular mulai dari pukul 01 malam hingga pagi hari.

Bukan hanya itu saat menjelang Hari Raya Idul Fitri trotoar yang merupakan Hak pejalan kaki kembali di rampas oleh para pedagang liar yang secara terang terangan mendirikan tenda semi permanen menjajakan dagangan khas lebaran tanpa peduli akan aturan yang ada.

Namun demikian Tugas Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak Perda seakan lumpuh lemah tak berdaya.

Walikota Prabumulih tawarkan solusi Pasar Induk 24 jam di sebelah Terminal jalan Lingkar.

Di Era Baru kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota H Arlan – Frangky di masa kampanye Pasangan Laky kerap terjun ke lokasi pasar melihat kesemrawutan pasar basah Jalan M Yamin dan kondisi PTM yang nampak semakin kumuh, berbau Pesing dan tak berpenghuni.

Baca juga  Proyek Drainase Rp359 Juta di Muara Dua Disorot Warga: Minim Pengawasan, Diduga Abaikan K3

Tak main-main, orang nomor satu di Bumi Seinggok Sepemunyian ini ingin segera mengaku akan menyiapkan lahan seluas sekitar 3 hektare untuk Pasar Induk 24 Jam tersebut.

Namanya Pasar Induk 24 Jam, jadi para pedagang subuh nanti akan kita pindahkan ke terminal jalan Lingkar,” ujar orang nomor 1 Kota ini.

Dirinya juga mengatakan RAB nya tengah disusun dan harapannya akan dapat direalisasikan tahun ini.

“Semuanya tengah kita bahas dan sudah dibuatkan RAB nya. Jika nanti dapat bantuan dana Bangub kedepannya,” terang Cak Arlan.

Selain itu dalam menghadapi Hari Raya Idhul Fitri 1446 H ini, Pemerintah Kota juga melakukan survey 9 bahan pokok dan harga sayur-mayur juga daging menjelang lebaran.

Menurutnya saat sidak kemarin belum ada lonjakan harga yang signifikan di pasar tradisional modern kota Prabumulih.

“Ada kenaikan harga daging sekitar 5 ribu rupiah, nanti jika ada lonjakan harga Cak sudah merencanakan akan membeli sayur-mayur ke Pagaralam dan akan menjual langsung ke masyarakat, termasuk daging juga kita akan siapkan agar harga tetap stabil,” pungkasnya

Tongkat estafet kepemimpinan telah di pegang oleh Arlan – Franky, doa dan dukungan masyarakat terkait visi misi janji politik pun sudah di amini. Sudah barang tentu harapan perubahan yang di dambakan masyarakat agar segera terealisasi.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *