Beasiswa Hulu Migas Dibuka, Jalan Anak Daerah Menuju Industri Energi Kian Terbuka

Infomediakota Palembang, 15 Juni 2026 — Kesempatan emas kembali hadir bagi putra-putri daerah di sekitar wilayah operasi hulu migas. bersama (PHR) Zona 4 resmi membuka Program Beasiswa Hulu Migas Tahun Akademik 2026/2027, sebuah inisiatif strategis untuk mencetak generasi unggul di sektor energi nasional.

Program ini bukan sekadar bantuan pendidikan. Ia adalah jembatan bagi anak-anak daerah untuk menembus dunia industri migas yang kompetitif, melalui pendidikan vokasi di .

Bacaan Lainnya

Pendaftaran dibuka mulai 16 Juni hingga 13 Juli 2026. Proses seleksi dilakukan berlapis dan ketat, mulai dari administrasi, Tes Potensi Akademik (TPA), psikotes, wawancara, hingga tes kesehatan. Nama-nama yang lolos akan diumumkan secara bertahap, dengan pengumuman akhir pada 7 Agustus 2026.

Baca juga  Sinergitas Pemkot, Kejari dan Polres Prabumulih, Entaskan Kemsikinan Ekstirm Melalui Website Posko Ekonomi

Di balik program ini, tersimpan komitmen besar: membangun sumber daya manusia lokal yang tidak hanya terampil, tetapi juga siap bersaing di industri energi yang terus berkembang. Manager Communication Relations & CID Zona 4, Iwan Ridwan Faizal, menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci perubahan.

“Melalui program ini, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan meningkatkan kompetensi mereka agar siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Beasiswa ini secara khusus menyasar masyarakat di Ring 1 wilayah kerja PEP Prabumulih, Limau, Adera, Pendopo, Ramba, hingga PHE Ogan Komering. Selain berdomisili di wilayah tersebut, calon penerima juga harus berasal dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Pilihan program studi yang ditawarkan pun selaras dengan kebutuhan industri, mulai dari Teknik Analisis Laboratorium Migas, Teknik Pengolahan Migas, Teknik Eksplorasi Produksi Migas, hingga Teknik Pertambangan Batubara dan Manajemen Keuangan. Seluruh penerima akan mendapatkan pembiayaan kuliah selama enam semester, bantuan akomodasi, serta fasilitas penunjang lainnya selama tiga tahun.

Baca juga  Heboh Video Isu Kelangkaan BBM !! SPBU 24.311.142 Tebat Agung Rambang Niru di Amuk Warga

Sejak diluncurkan pada 2014, program ini telah melahirkan 91 penerima manfaat. Salah satunya Allisyah Pebriani, mahasiswi asal Desa Patih Galung, Prabumulih. Baginya, beasiswa ini bukan hanya soal biaya, tetapi juga tentang harapan.
“Lebih dari bantuan pendidikan, ini adalah bentuk kepercayaan yang membuat saya semakin termotivasi untuk berkembang dan berani mengejar cita-cita,” ungkapnya.

Program Beasiswa Hulu Migas menjadi bukti bahwa kolaborasi antara industri dan masyarakat dapat melahirkan dampak nyata. Di tengah tantangan energi global, langkah ini bukan hanya investasi pendidikan, tetapi juga investasi masa depan bangsa.

.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait