INFOMEDIAKOTA MUARA ENIM – Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda Pasar Inpres Gedung B pada Kamis dini hari (3/9). Insiden tersebut menghanguskan puluhan kios pedagang, mayoritas penjual pakaian bekas, dan menyebabkan kerugian materil yang tidak sedikit.
Untuk meringankan beban para pedagang, Bupati menginstruksikan penggunaan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT). Bantuan darurat senilai Rp1 juta per pedagang dijadwalkan mulai disalurkan pada Jumat (5/9). “BTT ini kita salurkan segera, agar pedagang bisa kembali bangkit dan beraktivitas meski dalam kondisi sulit,” tegas Bupati.
Dalam peninjauan lokasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim, Zulfahmi, S.H., M.H., dan Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Yudhistira Dwi Putra, S.E. Rombongan menyaksikan langsung kondisi gedung pasar yang rusak parah, dengan kios hangus dan atap gedung yang hanya menyisakan puing.
Selain bantuan dana, Bupati juga menyiapkan lokasi relokasi sementara di Pasar Inpres Gedung C yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan. Relokasi ini diharapkan menjadi solusi agar aktivitas perdagangan tetap berjalan sembari menunggu proses perbaikan Gedung B.
“Pasar Inpres Gedung B ini memiliki fungsi vital sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, perbaikannya akan segera kita laksanakan. Sementara itu, pembangunan Gedung C juga harus selesai tepat waktu agar bisa meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung,” ujar Edison.
Kebijakan cepat tanggap ini diharapkan dapat menjadi penopang awal pemulihan ekonomi pedagang serta menjaga roda perekonomian masyarakat Muara Enim agar tetap berputar pasca musibah kebakaran.










