PRABUMULIH, INFOMEDIAKOTA.COM – Target Vaksinasi untuk kalangan pelajar, dan remaja diatas 12 tahun kini terus dissasar ke sekolah-sekolah di Kota Prabumulih. Sekitar 139.332 catatan data dari dinas kesehatan Kota Prabumulih, remaja berusia diatas 12 tahun di Kota Prabumullih, mecapai sekitar 40 persen vaksin Covid-19 telah disuntikan
Bertempat di SMP Negeri 1. Kepala Bidang (Kabid P2) Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Prabumulih H Izhar SKM MKes, saat menyampaikan program percepatan suntikan vaksin pada remaja usia 12 tahun ke atas, oleh BRI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.
“Sasaran suntikan Vaksin remaja 12 tahun ke atas ini ada sebanyak 139.332 orang . Dan sampai saat ini 6 oktober 2021 ada program percepatan ada sebanyak 56.846 orang atau 40,8 persen, sudah mendapatkan suntikan,” jelas Izhar. Kamis (7/10/12).
Izhar menambahkan dari 40 persen remaja yang sudah menerima suntikan vaksin Covid-19, tak ada yang mengalami gejala pasca vaksin atau sampai pingsan. “Alhamdulillah tidak ada yang terjadi seperti di media, efek negatif pingsan dan lainnya usai disuntik vaksin,” ucapnya.
Lanjut dirinya, pingsan pasca vaksin ini berdasarkan hasil observasi, adalah karena takut divaksin, takut disuntik. Pagi sebelum disuntik tidak sarapan sama sekali, dan malam tidak tidur sehingga kondisi sedang tidak fit.
“Karena itulah selalu kami ingatkan sebelum mmendapat suntikan vaksin itu harus sarapan dulu pagi, dan badan dalam kondisi sehat baru boleh divaksin,” jelasnya.
Lebih jauh pria ini menyampaikan sentra vaksin dan tenaga kesehatan di Kota Prabumulih ini masih terbatas. Sedangkan keuangan Pemerintah juga sedang sesak nafas karna covid (keuangan sedang tidak sehat), sehingga percepatan tidak bisa dimaksimalkan.
“Kedepan insyaallah kami berusaha menambah tenaga kesehatan. Harapan kami juga makin banyak BUMN dan BUMD yang berpartisipasi membantu Pemerintah agar bisa mensupport vaksin untuk Melakukan percepatan,” Tandasnya










