Founder Edagi Proklim dan Lurah Karang Raja Menilik Potensi Kawasan Retensi Sering disebut Kolam Pak Ridho

INFOMEDIAKOTA • PRABUMULIH — Kolam retensi yang berada di wilayah RT 02 RW 02 kelurahan Karang Raja kecamatan Prabumulih timur memiliki potensi yang baik dalam pengembangan beberapa sektor terintegrasi. Seperti tempat wisata Rekreasi, budidaya, UMKM, cocok tanam, maupun bank sampah. jika terlaksana hal ini akan banyak menarik pengunjung dan juga dapat mendongkrak pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Salah satu contoh taman Edagi di kelurahan GIB sekarang sudah menjadi sebuah kawasan yang exotic dan menarik. Diketahui sebelumnya taman Edagi hanyalah sebuah parit aliran air dan tempat sampah namun di tangan dingin foundernya lurah Joko Arif kawasan tersebut kini mendapat prestasi hingga tingkat nasional.

Bacaan Lainnya

Kali ini lurah GIB yang sudah dikenal dengan konsep edu agro ekologi dan salah satu narasumber nasional Kampung Proklim, mengunjungi titik spot yang dikenal oleh masyarakat dengan sebutan kolam pak Ridho tersebut.

Baca juga  Dukung Program Dapur Masuk Sekolah, SKK Migas – KKKS Sumsel Berikan Bantuan ke Kodam II Sriwijaya

Kepedulian founder EdAgi ini tak lain karena ajakan lurah karang raja untuk sharing dan berbagi kiat di kolam tersebut agar dapat membawa nama baik karang raja di tingkat nasional maupun upaya peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Joko arif atau yg di kenal Arif Arnic Founder edagi sekaligus Lurah GIB tersebut menyambut baik ajakan lurah Karang Raja Leiliana Santika SP.

“Tempat ini sudah memiliki pondasi untuk membentuk kampung proklim atau konsep yang terintegrasi dengan berbagai sektor. Sebelumnya harus faktor dukungan masyarakat sekitar untuk mengembangkan potensi ini,”katanya

Dirinya berharap semoga ada pembahasan lintas sektor dan rembuk warga Untuk edukasi pengembangan potensi ini.

” Sebab mungkin sangat sulit mengembangkan potensi ini tanpa dana. Namun dana tanpa kekompakan warga pun akan sia sia. Dalam hal ini tempat yang sudah dibangun pemerintah pun akan sia sia jika tidak di jaga bersama,” Selasa (15/03/22).

Baca juga  Kepala BKKBN Puji Kinerja PLKB Non-PNS

Lurah Karang Raja Leiliana Santika mohon bantuan semangat bersama untuk memulai gerakan ini. Ucapan terimakasih terhadap rekan sejawatnya yang telah menyempatkan waktu berkunjung ke Kolam Retensi untuk berbagi ilmu,

“Kami ucapkan terimakasih kepada pak lurah GIB yang telah mengunjungi kolam retensi hari ini. Kami berharap kedepannya akan bisa menyerap ilmu yang telah diterapkan di kelurahannya,” ungkap Leli.

Lurah Karang Raja Leiliana Santika mohon bantuan semangat bersama untuk memulai gerakan ini. Selanjutnya dirinya berharap kedepannya akan ada titik terang bagaimana menjadikan kolam ‘Pak Ridho’ ini sebagai tempat wisata yang sekaligus juga dapat menjadi salah satu sumber penghasilan bagi warga sekitar.

“Tentu kita berharap agar apa yang menjadi keinginan kita dapat terwujud. Namun, pastinya butuh dukungan dari semua lapisan masyarakat. Tokoh Masyarakat, serta warga yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan menjadikan kolam ini sebagai tempat yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *