INFOMEDIAKOTA.COM
PALI, – Lokasi Kecelakaan Kerja yang merenggut nyawa Supriyadi, dalam peristiwa ledakan pipa drilling Rig #08 PT. EPI subkontraktor PT Pertamina KSO PT QEI di kawasan sumur Candi 3 Talang Gula Desa Suka Manis, Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
Redi Sumardi Wartawan SriwijayaNews.com Mendapat ancaman Security PT Queen Energy Indonesia (QEI) dalam menjalankan tugas Kewartawanannya guna
menindak lanjuti adanya informasi kecelakaan kerja di sebuah proyek RIG yang dikerjakan PT. PPM untuk PT. QEI subkon Pertamina tersebut.
Saat tiba dilokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Jumat (10/01/2020) lalu, Redi menggambil gambar dan hendak mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak yang bersangkutan. tiba-tiba ia (Redi) langsung ditahan oknum koordinator lapangan beberapa Pekerja dan security meminta handphonnya. Oknum tersebut langsung menghapus seluruh gambar yang diambil dilokasi kejadian.
“Sampai Dislokasi kejadian seperti biasanya saya ambil gambar kemudian mengkonfirmasi temuan saya, tiba-tiba ada koordinator lapangan menghadang saya dan meminta paksa hand phone saya dan orang tersebut langsung menghapus semua gambar yang sudah saya ambil dari lokasi kejadian” jelas Redi.
“Perlakuan kasar terhadap saya tidak sampai disitu saja saya juga dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan diatas materai yang isinya tidak akan mempublikasikan berita kecelakaan dan tidak menyebarkan foto-foto lokasi kejadian. merasa sendiri dan daripada keselamatan saya terancam, maka dengan berat hati saya tanda tangani surat pernyataan itu, namun untuk kawan awak media lain kalau mau memberitakan, itu diluar tanggungjawab saya,” kata Redi, Senin (13/01/2020).
Karena merasa terancam dan seakan tidak adanya kebebasan pers, Redi didampingi puluhan awak media melaporkan pristiwa tersebut ke Polsek Tanah Abang.
IMK-01










