Hari Kedua Kampanye, Orasi Membumi dan Karisma Ridho Yahya Jadi Magnet Warga Majasari dan Sukaraja, Kemenangan Bergema Kian Terasa

INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH — Nazirin (80) yang akrab di sapa Pakde Irin berdiri di pinggir jalan sambil berteduh di bawah pohon kelengkeng depan rumah warga pas disebelah kantor Lurah Majasari yang sejak pagi dirinya sudah hadir untuk menyaksikan Kampanye Dialogis Paslon Ngesti – Amin di Lapangan sepak Bola. Kamis 26/9/24.

Kedatangan Ridho Yahya dan Paslon Ngesti- Amin yang saat itu sudah turun dari mobil tak sempat ia temui untuk sekedar bersalaman atau bertegur sapa, namun dengan sabar Pakde Irin tetap bersemangat mendengarkan Orasi Ridho yahya yang baginya mempunyai cukup bernilai history.

Bacaan Lainnya

Benar saja apa yang di sampaikan Pakde Nazirin, dari pantauan di lapangan kehadiran mantan orang nomor satu di kota prabumulih ini disambut teriakan histeris “Pak Ridho ,Pak Ridho, Pak Ridho,’ ujar puluhan ibu ibu mendekati suami Ngesti ini sambil bersalaman,

Magnet dan karismatik pria yang gemar berolah raga ini, seakan tak pernah luntur dan terus melekat di hati emak emak. Ya wajar saja jika survei menyebutkan bahwa 92 persen Waga Prabumulih masih menyukai kepemimpinan Ridho karena keberhasilan 11 progam unggulannya.

Ketika berpidato, orasi membumi yang di sampaikan Ridho Yahya membuat ratusan emak emak yang hadir berteriak histeris
“15 Tahun saya jadi Walikota, bahkan sampai saat ini jiwa raga dan cinta saya kami curahkan untuk Prabumulih., Sekarang seakan pepatah cempedak bawah bilik, Ado Kendak baru nak baik…,
Ganteng iyo, beduet adolah dikit dikit aku ni, cuma iyo bini aku cuma sikok inilah, Makmno ibu ibu saro dak nak ngadap walikota sudah subuh, nak di lanjutke idak, ngapo aku siap melayani setiap subuh karno aku adalah pelayan dan masyarakat adalah bos aku, ngapo bos aku karno masyarakat lah yang menjadikan aku Walikota, jadi inilah yang aku pesanke samo ibu ngesti dan pak Mat Amin bahwa kita adalah pelayan masyarakat maka wajib untuk mendengarkan apo yang jadi keinginan masyarakat.” tandas Ridho.

Baca juga  Paslon BER-FIKIR Sah Berlayar, Banteng dan Beringin Siap Bangkit Bergerak Menang

Usai selesai dari orasinya Ridho Yahya pun langsung kembali membumi menyapa emak emak turun gunung dengan dan langsung bersua foto dan membagikan eskrim kepada anak anak yang hadir pagi menjelang siang itu,

Akupun kembali menyambangi untuk berbincang dengan pakde Irin dirinya mengungkapkan bahwa Ridho Yahya adalah orang baik karena itu bersama keluarga Ia akan tetap memilih Ngesti – Amin untuk melanjutkan program pak Ridho.

“Pak Ridho orang baik, saya dan keluarga masih akan tetap memilih Ibu Ngesti dan mat amin untuk lanjutkan pak Ridho,” ujar Pria yang telah 65 tahun tinggal di kelurahan majasari ini.

Saat Ku tanya pakde mau bertemu dan bersalaman dengan Pak Ridho. Raut muka dna kulitnya yang keriput pun langsung bersemangat mengangguk mengiyakan tawaranku.

Ku tuntun tangannya yang cukup renta menyebrang jalan memasuki tenda dimana tempat mantan walikota ini tengah bersua foto, kami pun berbisik kepada Suami dari Ngesti bahwa Pakde Nazirin ingin bertemu,

Nampak senyum sumringah Pakde Nazirin ketika bersalaman dan sedikit berbincang dengan Walikota dua periode ini, raut bahagia terlihat ketika Nazirin mengelus bahu Ridho sambil bersalaman,

Kemenangan BerGema Kian Terasa

Sekitar 500 buah korsi terisi penuh bahkan diluar tenda ratusan bapak bapak yang berdiri di pinggir jalan antusias menghadiri Kampanye Dialogis siang itu, seakan mengisyaratkan bahwa warga Majasari kompak sangat menginginkan Ngesti- Amin memimpin kota Prabumulih

Sama halnya seperti gelaran senam sehat di Sukaraja lapangan milik warga tepatnya di depan kantor Kelurahan, meski cuaca hujan gerimis namun ratusan ibu ibu dan anak anak tetap hadir bukan hanya mengikuti senam semata akan tetapi mendengarkan orasi paslon Bergema ini,

Ridho dalam Orasinya menegaskan dirinya telah membuktikan cintanya terhadap kota Prabumulih dengan mencabut 5 izin tambang yang akan beroperasi di bumi seinggok sepemunyian.

Baca juga  Nomor Urut 4 RAPI Jadi Simbol Kemenangan Untuk Masyarakat Muara Enim Makmur Sejahtera dan Berkeadilan

Sementara Ngesti dalam orasinya menyampaikan selain menambah pemberdayaan perempuan, dan program Perlindungan Perempuan dan Anak. Dirinya akan memberikan fasilitas program bantuan kepada ibu ibu yang ingin usaha menambah penghasilan keluarga secara mandiri akan di berikan pelatihan sesuai dengan hobi

“Kalau sesuai hobi yang di senangi insha Allah akan menghasilkan sesuatu nilai yang baik untuk keluarga. Jadi yang hobi masak , jahit, merias pengantin, bercocok tanaman, kerajinan kita kelompokan, akan kita latih sampai mahir setelah itu kita berikan bantuan sesuai apa yang dibutuhkan. Untuk perlindungan perempuan dan anak itu jangan sampai ada kejahatan fisik karna kalo perempuan sudah sakit pasti di rumah tidak beres, makanya kita akan buka pusat pelayanan terpadu berbasis masyarakat yang ada di desa dan kelurahan, “ujarnya

Untuk mewujudkan itu Ngesti meminta dukungan dari perempuan khususnya ibu ibu dan suaminya untuk memenangkan dirinya dengan mencoblos Nomor urut 3 pada tanggal 27 november nanti.

‘Perempuan tangguh dan Kokoh jika kita bersatu ajak suami, keluargo yang ado Prabumulih, tetangga, untuk memenangkan saya maju di pilkada ini, ” pintanya.

Hujan gerimis sore hari itu menjadi doa bagi H Mat Amin dirinya berharap hujan yang turun mejadikan suatu keberkahan dan kemenangan bagi kekompakan seluruh warga Kelurahan Sukaraja.

” Ya Allah jadikan hujan ini manfaat untuk sukaraja, jadikan hujan ini tanda kemenangan ngesti amin takbir Allahuakbar kita sempurnakan program prima berkualitas dan berkelanjutan, prima artinya berprestasi yang bagus akan kita pertahankan dan terus kita kejar. Yang dua religius menyatukan keberagaman antar umat beragama dalam membangun dibumi seinggok sepemunyian ( Seiya Sekata), ingat 1.lihat 2. Lihat 3.coblos yang memakai jilbab,’ ujar Mat Amin sembari menutup dengan pantun
“Jalan jalan ke Belanda jangan lupo beli kincir angin kalo seneng dengan pak Ridho jangan lupo pilih Ngesti Amin” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *