Walikota Prabumulih Hadiri HUT ke-18 Gerindra, Ajang Konsolidasi Dukungan Dua Periode untuk CaK Arlan Kian Menguat

INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Kota Prabumulih tak sekadar seremoni potong tumpeng. Momentum ini sekaligus menjadi panggung konsolidasi politik dan penegasan arah dukungan terhadap Wali Kota Prabumulih H. Arlan untuk melanjutkan kepemimpinan dua periode.

Kegiatan yang digelar di Kantor DPC Gerindra, Jalan Bangau, Kelurahan Tugu Kecik, Kecamatan Prabumulih Timur, Rabu (11/2/2026), dihadiri jajaran pengurus, kader, serta tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Acara diawali pembacaan Surah Yasin dan doa bersama sebagai bentuk syukur atas perjalanan partai yang telah memasuki usia ke-18 tahun.
Namun di balik nuansa religius dan kekeluargaan, terselip pesan politik yang tegas: soliditas kader dan dukungan penuh kepada Arlan.

Baca juga  Terkait Dinamika Politik Kota Prabumulih, Begini Pandangan Jei Rakas Ketua KNPI Terpilih

Ketua DPC Gerindra Prabumulih, Aryono, ST, secara terbuka mengajak seluruh kader menjaga kekompakan sekaligus mengamankan dukungan terhadap petahana.

“Saya mengajak seluruh kader untuk tetap kompak dan mendukung H. Arlan agar dapat melanjutkan kepemimpinan sebagai Wali Kota Prabumulih dua periode,” ujarnya.

Pernyataan itu menandai sikap politik partai secara eksplisit. Di usia partai yang semakin matang, Gerindra terlihat mulai merapatkan barisan lebih awal, mengonsolidasikan kekuatan internal untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

Sementara itu, Cak Arlan yang juga kader sekaligus Dewan Penasehat Gerindra memilih menekankan pentingnya persatuan organisasi.

Ia menyampaikan apresiasi atas loyalitas kader dan berharap partai tetap menjadi kekuatan politik yang dipercaya masyarakat.

“Di usia ke-18 ini, saya berharap Gerindra semakin solid dan terus mendapat kepercayaan rakyat. Tetap jaga kekompakan sesama kader partai,” tegasnya.

Baca juga  Kotak Pandora Nyayian Perkara Eks Kabag Keuangan di Akhir Tahta Ridho Yahya, Hingga Munculnya Fenomena Hantu Blau dan Raja Kecil di Misi Perubahan

Sebagai kepala daerah sekaligus tokoh partai, posisi Arlan dinilai strategis. Dukungan struktural partai menjadi modal politik penting, terutama untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan memperkuat basis elektoral di tingkat akar rumput.

Pengamat menilai, peringatan HUT semacam ini kerap dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi informal, memastikan mesin partai tetap bergerak, loyalitas kader terjaga, dan arah politik selaras dengan kepemimpinan daerah.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan kebersamaan. Namun lebih dari itu, perayaan tersebut menegaskan satu pesan: Gerindra Prabumulih tengah merapatkan barisan, dan Arlan masih menjadi poros utamanya.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait