Kebakaran Dini Hari di Payuputat Tewaskan Tiga Warga, Wali Kota Prabumulih Turun Langsung Sampaikan Duka Mendalam

INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH – Kebakaran hebat yang melanda sebuah rumah di Kelurahan Payuputat, RT 01 RW 08, Kota Prabumulih, Kamis dini hari (19/3/2026), menelan korban jiwa. Tiga penghuni rumah dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tragis tersebut.

Insiden terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat sebagian besar warga masih terlelap. Api pertama kali diketahui setelah terdengar teriakan minta tolong dari dalam rumah milik Anwar Saleh. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri, namun kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Bacaan Lainnya

Laporan kemudian diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih. Sekitar pukul 03.00 WIB, sebanyak 24 personel pemadam dari Regu B tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Baca juga  Pemkot Prabumulih Gencarkan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak, Menuju Kota Ramah Anak dan Inklusif

Namun, saat petugas tiba, kondisi rumah sudah dalam keadaan hangus terbakar. Dalam kejadian tersebut, tiga korban ditemukan meninggal dunia, masing-masing Sarita, Liztya Prasetya, dan Nasiu.

Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi kembali menyala. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara total kerugian materiil masih dalam pendataan.

Penanganan di lokasi juga melibatkan unsur TNI-Polri, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta dukungan tambahan dari tim pemadam kebakaran Kabupaten Muara Enim.

Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, turun langsung ke lokasi kejadian usai menerima laporan. Kehadirannya didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak.

Selain menyampaikan belasungkawa, Wali Kota juga menyerahkan bantuan berupa uang duka dan kebutuhan pokok kepada keluarga korban.
“Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Arlan.

Baca juga  Lima Warga Dilaporkan Ke Polda Sumsel, Buntut Penyetopan Kendaraan Operasional PHRZ 4 Field Prabumulih

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari ketika aktivitas pengawasan cenderung menurun.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Kebakaran yang terjadi saat dini hari menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran di lingkungan tempat tinggal.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait