Progres Dan Persiapan Jembatan Mobilitas Supply Logistik Project PLTU Sumsel 8 Tanjung Lalang Oleh Pihak PT Solid Pelayaran Indonesia Terus di Kebut

MUARA ENIM, INFOMEDIAKOTA.COM – Progres realisasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU MT) Sumsel 8 Sumsel-8 Mulut Tambang se-Asia Tenggara yang terletak di Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) terus dilakukan hingga ditarget rampung pada kuartal I – 2022.

Berbagai persiapan dalam rangka Penanganan Logistik Project Cargo HBAP Sumsel 8 oleh pihak PT Solid Pelayaran Indonesia antara lain, pengamanan jalur mobilisasi peralatan dan material pembangunan PLTU yang dilalui hingga sampai tujuan ke Tanjung Enim Project Site terus dilakukan.

Bacaan Lainnya

Seperti halnya jalur mobilisasi peralatan dan material pembangunan PLTU yang dilintasi adalah Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih. Di lokasi ini, pihak pelaksana dari PT Solid Pelayaran Indonesia tengah melakukan perbaikan kondisi jalan serta pemasangan Baily Jembatan Temporary.

Jembatan Temporary yang dipasang tepat diatas jembatan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan tersebut akan dipergunakan sebagai jembatan sementara (temporary) pengangkutan peralatan project berupa barang dengan ukuran ‘Over Size Dimensi’.

Baca juga  Waspada Hujan Deras, Petir dan Angin Kencang! Ini Tips dari PLN

Sehingga angkutan yang membawa peralatan dan material pembangunan PLTU bertonase tinggi itu tidak merusak jembatan yang semula untuk dilintasi.

“Untuk jalur mobilisasi peralatan dan material pembangunan PLTU yang akan dilalui sebelumnya juga sudah kita lakukan pengecekan, baik keamanannya maupun kondisi jalan yang akan dilalui,” kata Jerry, salah seorang pihak Pengawas dari PT Solid Pelayaran Indonesia saat dibincangi di lokasi Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih, Sabtu (26/12/2020).

Pihak PT Solid Pelayaran Indonesia pun berharap, kata dia dengan dukungan semua pihak maupun masyarakat, proyek strategis nasional terbesar di Indonesia inipun dapat berjalan sukses serta dapat beroperasi sesuai target meski kondisi pandemi covid-19 seperti sekarang ini.

“Dan Alhamdulillah untuk di Prabumulih ini masyarakat sekitarnya juga sangat mendukung sekali,” tuturnya.

Sementara diketahui, pihak PT Bukit Asam Tbk (PTBU) telah menyatakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU MT) Sumsel 8 dapat beroperasi sesuai target meski ada pandemi covid-19.

Baca juga  Ketua UMKM Sumsel Bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Serahkan Bantuan UEP

Sebagaimana dilansir dari medcom.id, pada saat Public Expose Live 2020, Kamis, 27 Agustus 2020 yang lalu, Direktur Keuangan Bukit Asam, Mega Satria mengatakan perusahaan masih optimistis operasional pembangkit tersebut dapat rampung pada kuartal I-2022.

“Untuk progres PLTU, kita bersyukur walaupun ada pandemi tapi progres pembangunan Sumsel 8 yang bekerja sama dengan China Huadian ini terus berlanjut sampai dengan saat ini,” kata Mega.

Dirinya pun mengakui adanya pandemi ini membuat perusahaan harus melakukan beberapa penyesuaian. Namun, perusahaan memastikan penyesuaian tersebut tidak berdampak signifikan terhadap pembangunan proyek. Progres pembangunan PLTU MT Sumsel 8 ditargetkan mencapai 65 persen hingga akhir tahun.

“Memang ada sedikit penyesuaian waktu namun kami berharap di akhir tahun ini bisa tuntas kurang lebih 65 persen atas progres pembangunan Sumsel 8 dan masih optimistis ini akan selesai 100 persen pada kuartal I-2022,” ujarnya.

Seperti diketahui PLTU MT Sumsel 8 berkapasitas 2×660 megawatt. Pembangkit ini berlokasi di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. (dn/as/fjr)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *