Proyek Jalan Benakat Muara Enim Diduga Sarat Penyimpangan: Indikasi Kongkalikong Pejabat Pengawas dan Kontraktor Jadi Sorotan

INFOMEDIAKOTA MUARA ENIM – Proyek pembangunan jalan cor beton di Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim, tahun anggaran 2025 menuai sorotan tajam. Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Muara Enim ini diduga dikerjakan asal-asalan, bahkan muncul indikasi praktik kongkalikong antara pelaksana, PPK, dan pengawas proyek.

Dilansir dari media sentralpost seorang kontrol sosial Kabupaten Muara Enim, Dirmanto, yang memantau langsung pengerjaan di lapangan, menilai proyek ini jauh dari standar teknis. Ia menyebut pelaksana proyek terkesan mengabaikan prosedur penting seperti pemadatan dasar jalan sebelum dilakukan pengecoran dengan menggunakan alat berat.

Bacaan Lainnya

“Hamparan batu sangat tipis. Saat hujan turun, batu bercampur lumpur, tapi pelaksana tetap langsung melakukan pengecoran. Ini jelas keterlaluan,” tegas Dirmanto kepada wartawan, Jumat (05/09/2025).

Baca juga  Jadi Peserta GERINA, Muhammad Napoleon Anggota DPRD Muara Enim Siap Sukseskan Program Ketahanan Pangan di Bumi Serasan Sekundang

Menurutnya, praktik ini seolah ingin menutupi kelemahan pada tahap pengerasan dengan cepat menutupnya menggunakan cor beton. “Setelah ditutup beton, seakan-akan tidak ada masalah. Padahal ada dugaan kuat pelaksana ingin melakukan pembohongan publik,” ujarnya.

Dirmanto juga mensinyalir lemahnya pengawasan dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim. “Saya menduga instansi terkait kurang melakukan pemantauan di lapangan. Akibatnya kontraktor bebas bekerja semaunya tanpa takut diawasi,” katanya.

Tak berhenti di situ, Dirmanto menambahkan bahwa proyek ini sudah mencoreng citra Bupati Muara Enim dan DPRD Kabupaten Muara Enim. Sebab, menurut informasi yang ia peroleh, proyek jalan ini merupakan bagian dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

“Kalau pengerjaannya seperti ini, sangat merusak nama baik Pemkab maupun DPRD. Ini kesannya ada pembiaran, bahkan menantang aparat penegak hukum di Kabupaten Muara Enim,” imbuhnya.

Baca juga  Bupati Muara Enim Teken Komitmen Meritokrasi ASN, Dorong Birokrasi Bersih dan Profesional

Lebih jauh, ia menduga terdapat konspirasi antara kontraktor, PPK, dan pengawas proyek. “Banyak dugaan yang terjadi di sini, bukan hanya asal-asalan, tapi juga indikasi kongkalikong atau konspirasi jahat. Karena ada pembiaran dari pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Suherman ST, M.Eng, ketika dikonfirmasi melalui nomor pribadinya pada Jumat (05/09/2025), hingga berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban sama sekali.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan publik bahwa proyek jalan di Kecamatan Benakat sarat dengan persoalan serius, mulai dari kualitas dan kuantitas maupun lemahnya pengawasan pekerjaan yang jadi dipertanyakan hingga dugaan permainan antara pelaksana dan pejabat terkait.

Inspektorat dan BPKP sumsel lah yang mempunyai tugas selanjutnya dalam menyoroti dan menindak lanjuti dugaan temuan ini serius. Kini publik tengah menilai kinerja APH.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait