INFOEMDIAKOTA PRABUMULIH — Hampir setu bulan warga desa jungai Kecamatan Rambang kapak Tengah kota Prabumulih mengeluhkan distribusi bersih PDAM ke rumah warga terhenti, hal ini diketahui disebabkan oleh pencurian trapo listrik yang kerap terjadi di beberapa wilayah Kota Prabumulih dan sekitarnya.
Mendapatkan informasi dan keluhan warga tersebut H Arlan Walikòta terpilih segera merespon hal ini dan langsung berkoordinasi dengan Manager PLN ULP Prabumulih Gema Sibarani untuk segera bertindak proaktif mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Setelah berkoordinasi dengan Walikota Prabumulih Terpilih, GM ULP PLN Prabumulih Gema Sibarani terjun langsung meninjau lokasi memastikan trafo listrik segera terpasang dan distribusi air sudah bersih di desa jungai segera terealisasi meski akses jalan sulit di lalui.
Kepada awak media Manager PLN ULP Prabumulih menyampaikan pemasangan trafo bersifat sementara mengingat kebutuhan mendesak bagi kebutuhan air bersih untuk warga
Desa Jungai,
“Terkait kondisi bahwa trafo PDAM yang hilang, alhamdulillah kemarin sinergitas PLN mensuport pemerintah kota Prabumulih, dan menyiapkan dan membantu trafo yang bisa dipinjam pakai di lokasi ini, langsung kami pasang dioprasikan,” ungkapnya.
Sementara Walikota Prabumulih terpilih mengatakan sebelumnya banyak warga mengeluhkan karena pasokan distribusi air di kecamatan Rambang Kapak Tengah terhenti, dirinya berharap kepada kepala dinas perkim segera mengadakan trafo baru sehingga suplai air kembali normal.
“Banyak masyarakat melaporkan mintak bantu ke Cak bahwa PAM sudah hampir sebulan mati, dikarenakan trafonya hilang, Cak langsung nelpon pak Gema mintak bantu bagaimana solusinya PAM di jungai karangan bisa berjalan lagi, karena air ini diperlukan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, alhamdulillah terimakasih kepada pihak PLN langsung meminjam pakaikan trafo, dan saya berharap dinas perkim segera mengadakan trafo untuk lokasi ini, ‘ pungkasnya.
Maraknya pencurian trafio masih menjadi pekerjaan berat bagi jajaran Polres Prabumulih untuk menanagkap para pelaku yang diperkirakan komplotan pencurian trafo ini lebih dari 2 orang,










