MUARA ENIM.INFOMEDIAKOTA.COM ,- Pembukaan jalan produksi di desa Talang Beliung kecamatan Belida Darat jadi sorotan dan keluhan warga pasalnya tanah humus kupasan lapisan atas diduga kurang di tempatkan pada disposal sesuai ketentuan RAB belum lagi teknis pemadatan tanah pada badan jalan terkesan asal jadi warga khawatir jika musim hujan badan jalan akan berlumpur dan susah dilalui kendaraan.
Mendapat informasi tersebut awak media mencoba mengkroscek ke lokasi pembukaan jalan produksi. Dari penelusuran wartawan nampak masih banyak akar dari kupasan tanah humus yang berserakan di badan jalan. Minggu ( 08/10/2033 ).
Proyek pembukaan jalan produksi yang di kerjakan oleh CV KARYA PUTRI KIRAM dengan anggaran Rp. 134.945.000 (seratus tiga puluh empat juta sembilan ratus empat puluh lima ribu rupiah), menurut informasi penelusuran awak media volume pekerjaan pembukaan jalan produksi sepanjang 1.800 meter dengan lebar 6-8 meter bersumber dari dana APBD pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Hal yang menjadi keluhan di sampaikan langsung oleh salah satu warga desa Talang Beliung TP (34) mengungkapkan kepada awak media bahwa proses pengerjaan jalan terkesan cukup cepat akan tetapi secara visual disinyalir pekerjaan tidak maksimal, nampak pekerjaan diduga tidak di lakukan pemadatan dengan alat berat compect vibro hanya menggunakan alat berat excavtor dan greder sehingga hasilnya tidak akan maksimal.
“Pembukaan jalan produksi ini di kerjakan hanya 3 hari saja, kok cepat sekali pak, namun ternyata setelah saya melintas menuju kebun saya, terlihat Tanah humus / lapisan atas tidak dibuang dan nampak bentangan jalan tidak terlalu di padatkan menggunakan alat berat serta masih banyak akar pohon yang berserakan di badan jalan dan sampah pohon serta tanah kupasan dibuang di pinggir kebun warga, dan yang kami ketahui diduga pekerjaan tersebut tidak lagi ada pemadatan tanah, karena di lokasi pekerjan hanya ada greder dan exsavator saja, ” ungkapnya.
Lanjut TP berharap warga desa talang beliung, ingin pembangunan di kabupaten muara Enim, khususnya desa talang beliung di kerjakan dengan baik, “Selain itu kami berterimakasih atas pemerataan pembangunan namun dapat bermanfaat bagi warga,” pungkasnya.
Guna untuk mendapat berita berimbang awak media mencoba menyambangi kepala desa Talang Beliung Adi Gatmir yang mana mengungkapkan ” yang saya tau hanya pelaksana konsruksi dilapangan bernama Cadot, sedangkan untuk pemborong saya tidak tau menau pak, ” jelasnya
Setelah di telusuri awak media akhirnya mendapatkan nomor Whaatsapps pelaksana kontruksi ketika di konfirmasi melalui Via what’s apps belum juga memberikan tanggapan meski sudah terlihat centang biru.
Laporan : Edo Wilantara










