Warga RW 01 Karang raja Prabumulih Melalui KOTI MPC PP Pertanyakan TJSL PT. KAI Balai Yasa Mekanik JR Yang Belum Sentuh Masyarakat Sekitar

INFOMEDIAKOTA. PRABUMULIH — Masyarakat kelurahan Karang Raja RW. 01 RT.04 kelurahan Karang Raja mengeluhkan sekaligus mempertanyakan tanggung jawab sosial lingkungan PT.KAI Balai Yasa Mekanik Prabumulih belum pernah dirasakan masyarakat di sekitar kegiatan bangunan bengkel milik BUMN ini.

Sempat beberapa kali datang untuk bertemu dengan Kepala depo Balai Yasa untuk mempertanyakan perihal Tenaga kerja. CSR, dan Izin lingkungan namun kepala depo mekanik mengarahkan untuk bersurat ke Pihak PT. KAI Divre III Sumsel

Bacaan Lainnya

Selanjutnya Masyarakat sekitar kegiatan operasi bengkel balai Yasa depo mekanik Meminta Komandan KOTI MPC PP Inhar Kamaludin untuk mencarikan solusi yang sedang dikeluhkan tersebut

Kamal menyampaikan bahwa KOTI siap menjadi mediasi dan garda terdepan terkait apa yang menjadi permasalan dan keluhan masyarakat, dan perihal tersebut melalui Askot kita sudah mengirimkan surat ke pihak Menejemen KAI Sesuai surat Nomor : 001/KOTI/MPC PP/PBM/XI/2021 tanggal 08 Nopember 2021

Baca juga  Secara Daring Pemkab Muara Enim Ikuti Sosialisasi Pengelolaan TKDD oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia

“Komando Inti Mahatidana Pemuda Pancasila MPC Kota Prabumulih meminta klarifikasi dari pihak Divisi Regional III Sumatera Selatan PT. Kereta Api Indonesia (persero) terkait dengan penyerapan tenaga kerja lokal, program CSR dan pengelolaan limbah B3 dan limbah domestik pada Balai Yasa Mekanik JR Prabumulih. Kelurahan Karang Raja khususnya warga RW. 01 merupakan warga sekitar yg merasakan langsung dampak buruk dari operasi Balai (depo) tersebut,”Ujarnya

Melalui KOTI Mahatidana PP MPC Kota Prabumulih masyarakat meminta agar pihak PT. KAI dapat memenuhi keinginan dan tututan warga tersebut. Namun surat tanggapan dari pihak PT KAI Melalui surat Nomor : 01/XI/HMS/2021 tanggal 23 Nopember 2021 atas nama Kepala Divre III Sumsel PT. KAI ibu Aida Suryanti, SH,MH selaku Kabag Humas telah memberikan tanggapan dan klarifikasi terhadap keinginan warga, Hal tersebut di ungkapkan Fandri selaku Danaskot KOTI kepada Awak media ini.

“apa yang sampaikan oleh pihak humas tersebut menurut kita belum menjawab apa yang menjadi substansi yang dipersoalkan,. baik terhadap penyerapan tenaga kerja lokal, penyaluran dana maupun program-program CSR sampai kepada pengelolaan limbah B3 dan limbah domestik,”Tandasnya

“Sehubungan dengan hal tersebut KOTI Mahatidana PP akan berkirim surat untuk yang kedua kalinya dan juga akan berkoordinasi dengan DPRD Kota Prabumulih. Sehingga diharapkan pihak Balai (depo) Divre III Sumsel PT. KAI dapat respon terhadap keinginan dan tututan dari warga sekitar yg disadari ataupun tidak disadari telah berdampak langsung terhadap kesehatan, kenyamanan dan juga lingkungan sekitar, kita berharap ada solusi yang tepat dapat diambil setelah proses mediasi dan musyawarah nantinya,”Ujar Fandri

Baca juga  Pj Bupati Lahat Didemo Batalkan SK Pjs Kades, Ini Alasannya !

Aris salah satu Warga sekitar lokasi kegiatan operasi mengungkapkan bahwa selama puluhan tahun pihak DIPO mekanik Balai Yasa belum pernah sama sekali mengakomodir ketiga point’ yang telah beberpa kali disampaikan secara lisan bersilaturahmi ke langsung kepihak Menejemen.

“Kami telah beberapa kali coba berkordinasi dan silaturahmi bertemu dengan Kepala menager depo mekanik balai Yasa menyampaikan secara lisan namum jawaban yang kami terima belum bisa diakomodir dan Agus selaku Meneger mengarahkan untuk ke Divre III KAI Sumsel. maka dari itu kami minta melalui ormas Pemuda Pancasila langsung ke pasukan inti KOTI MPC PP untuk dapat mencarikan solisi perihal tiga point’ dari apa yang manjadi keluhan warga kami ini,” Ungkapnya

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *