Bupati Muara Enim Dukung Festival Candi Bumi Ayu, Apresiasi Sinergi Budaya dan Penguatan Ekonomi PALI

INFOMEDIAKOTA PALI — Pembukaan Festival Candi Bumi Ayu di Lapangan Gelora November, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (21/11), berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, tersebut turut dihadiri Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., sebagai bentuk dukungan dan sinergi antar daerah dalam memajukan sektor budaya dan pariwisata.

Kehadiran Bupati Muara Enim bersama Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui pengembangan pariwisata dan pemberdayaan UMKM.

Bacaan Lainnya
Baca juga  Pengurus Baru KONI Dilantik, Wabup Harapkan Peningkatan Prestasi Hingga Muara Enim Tuan Rumah Porprov 2027

Dalam sambutannya, Bupati Edison menyampaikan apresiasi kepada Bupati PALI, Asgianto, S.T., atas penyelenggaraan festival yang dinilai mampu mengangkat kekayaan budaya daerah dan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Festival Candi Bumi Ayu bukan sekadar hiburan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat identitas budaya dan memperluas akses ekonomi masyarakat lokal.

“Pemerintah Kabupaten Muara Enim mendukung penuh pelaksanaan festival ini karena sejalan dengan upaya pelestarian warisan budaya serta pengembangan sektor pariwisata daerah. Kegiatan seperti ini harus digelar secara berkelanjutan agar mampu menarik kunjungan wisatawan dan memberi manfaat ekonomi yang semakin luas,” ujar Bupati Edison.

Lebih lanjut, Bupati berharap sinergi antar daerah di Sumatera Selatan terus diperkuat, terutama dalam pengembangan potensi budaya dan destinasi wisata yang memiliki peran penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga  Muslim Ketua Forum Kades Muara Enim: Bimtek Desa Ada Dasar Hukumnya, Transparan dan Akuntabel

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menegaskan bahwa Sumsel memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan berpotensi besar menjadi motor penggerak ekonomi jika dikelola secara profesional dan inovatif. Menurutnya, Festival Candi Bumi Ayu adalah contoh konkret bagaimana budaya dapat dikemas menjadi daya tarik wisata unggulan.

“Pelestarian budaya harus berjalan berdampingan dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Jika dikelola dengan baik, kekayaan budaya bukan hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi,” tegas Gubernur.

Festival Candi Bumi Ayu dijadwalkan berlangsung dengan beragam rangkaian kegiatan budaya, pertunjukan seni, hingga pameran UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal dari berbagai wilayah.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait