Dampak Debu Pembangunan Proyek Fly Over Gelumbang di Keluhkan Pengendara Sepeda Motor

INFO MEDIA KOTA, MUARA ENIM, — Pembangunan Fly Over Gelumbang dengan nilai Proyek sebesar Rp.79.878. 784.000 dikerjakan oleh PT Dewanta Duta di kebut, pantauan dilapangan proses kegiatan kini mulai menimbulkan dampak bagi pengendara melintas di jalan Negara ini.

Bagaimana tidak keluhan pengendara bukan hanya kemacetan di perlintasan Kereta Api ini namun pembatas pengaman pagar proyek tak terlihat pada saat pekerjaan belum lagi Debu pekat yang beterbangan menjadi keluhan diduga kurangnya penyiraman jalan. Kamis (11/08/2023).

Bacaan Lainnya

Hal ini di sampaikan Dedi pengendara sepeda motor kepada wartawan dirinya mengeluhkan debu yang cukup pekat mengakibatkan dampak iritasi mata menjadi perih dan merah.
“Ya pak, saya sering melintas di sini meskipun menggunakan helm, kadang debu debu di jalanan membuat mata saya sakit dan menjadi merah, ” keluhnya.

Baca juga  Pengurus SMSI Banyuasin Masa Bhakti 2024-2027 Resmi Dilantik

Mendapatkan informasi ini awak media mencoba mendatangi kantor pabrikasi Plant sempat bertemu dengan HSE K3 lokasi proyek Fly Over Gelumbang, Kadir selaku safety K3 mengungkapkan bahwa perihal tersebut telah di sampaikan ke humas.

” Urusan ini sudah diserahkan ke bapak Pakar selaku humas kita, jadi yang berhak menjawab, ” ujarnya sambil meninggalkan awak media ini.

Saat beberapa awak media mencoba konfirmasi kepada Humas PPK Proyek Fly Over tersebut pihak humas seperti lempar Bola, saat diminta tanggapan nya terkait keluhkan masyarakat tersebut.

Ditempat lain disambangi di kediamannya Panar selaku Humas external proyek yang juga merupakan Kades Desa Sigam tersebut tidak bisa menjawab soal keluhan masyarakat.

“Saya sudah berapa kali menyampaikan keluhan Masyarakat tersebut tapi belum ada respon dari pihak pengelolah proyek, soal debu juga sudah menyarankan agar dilakukan penyiraman,” katanya.

Baca juga  Polemik Dugaan Manipulasi Data, Buntut Salah Catat Meteran oleh Oknum PLN ULP Pendopo, Konsumen Dirugikan

Lanjut Panar mengatakan dirinya memang ditunjuk hanya sebatas sebagai (PK) penjaga keamanan “Saya di sini memang benar di tunjuk sebagai humas tapi sebatas untuk pengawasan sebagai PK nya saja belum ada saat ini saya di berihkan kewenangan penuh dari PT. untuk menjawab keluhan masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini di terbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak Project Manager yang bertanggung jawab pada pelaksanaan pekerjaan tersebut.

Laporan : Edo Wilantara

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *