Dari 5 Kandidat Nama Beni Rizal Tak tercatat di Daftar Absensi Hari TerAkhir Pengembalian Berkas Bakal Calon Ketum KONI Prabumulih

PRABUMULIH, INFOMEDIAKOTA.COM — Dari 6 Bakal Calon yang telah mengambil formulir pendaftaran dan menandatangai absen daftar tanda terima blanko pendaftaran calon ketua umum KONI periode 2021 -2025 di Kantor KONI Prabumulih, hingga batas waktu dinyatakan di tutup pukul 16.00 WIB hanya 5 peserta Balon yang telah mengembalikan Berkas dan telah di terima ketua panitia pendaftaran. Senin 26/07/2021.

Adapun kelima nama yang tercatat dalam absensi pengambilan dan pengembalian berkas yang ada pada panitia penjaringan dan penyaringan balon Ketua KONI yakni, Eddy Hermanto, Arafiq Zamhari, Aden Thamrin, Harry Maradona, dan Ronald Hutahaen, sedangkan Yopi Indra Putra tidak terlihat hadir untuk mengembalikan berkas.

Bacaan Lainnya

Bakal calon Ketum KONI Ronald Hutahean yang hadir langsung dengan semangat menunjukan Keseriusan penuh keyakinan , telah menyerahkan pengembalian berkas di hari terakhir penutupan menyatakan dirinya optimis percaya diri, bisa lolos verifikasi.

“Saya optimis bisa lolos verifikasi karena kita sampai saat ini sudah mengantongi 20 dukungan cabor. Kita juga siap bertarung dalam pemilihan lusa,” Kata bang Ronald sapaan akrabnya

Lanjut pria yang aktif di Ormas pemuda Pancasila ini menegaskan apabila dapat terpilih maka akan siap mencetak prestasi olahraga di kota prabumulih di kanca nasional.

“Kita siap mengharumkan cabang olahraga di kota ini sampai tingkat provinsi dan nasional, kita harus mempunyai ciri khas olahraga yang menjadi andalan kota ini,” ungkapnya

Bang ronal mengaku sebagai underdog dirinya ikut bertarung dengan modal niat tulus dan berjalan saja jadi tidak ada yang di rugikan

“ nhoting to lose la kita tidak ada beban berjalan saja dengan niat tulus seperti semboyan kita dalam berolah raga didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat ”Mensana in corpore sano,”

Kesempatan sama Arafiq Zamhari saat diwawancarai oleh media ini mengatakan kalau dirinya optimis bisa lolos verifikasi balon Ketua karena dia sudah melengkapi berkasnya dan juga mendapatkan dukungan lebih dari 30%.

“Alhamdulillah kita optimis bisa lolos verifikasi karena kita sudah mendapat dukungan lebih dari 30% anggota KONI,” ungkap Rafik mantan Ketua KNPI yang sekarang menjabat Pemimpin Redaksi Koran cetak terkemuka Parbumulih Post

Namun Rafik juga sempat mempersoalkan regulasi yang diterapkan oleh panitia penjaringan dan penyaringan yang katanya hanya menerima setiap berkas yang masuk tanpa ada tahapan verifikasi dari Tim panitia penerimaan berkas calon

Baca juga  Bakal Gelar Musda, KNPI Prabumulih Jaring Calon Ketua KNPI periode 2024-2027

Cukup menarik perhatian, salah satu kandidat yang namanya mencuat akan ikut berlaga dibursa Ketua umum KONI. Beny Rizal SH Kepala Dinas BKPSDM Pemkot Prabumulih dari awal di gadang gadang akan ikut dalam pencalonan, dan sempat menuai kritikan terkait aturan persyaratan yang mengganjal dirinya karena merupakan ASN,

sejak waktu pembukaan pendaftaran peserta bakal calon hingga penutupan pengembalian berkas tidak juga terlihat nama dirinya di list absensi tanda terima pendaftaran bakal calon ketua KONI

Saat awak media mengkonfirmasi data informasi terkait nama bakal calon yang telah mengembalikan berkas pihak Panitia hanya memberikan data lisensi tanda terima bakal calon peserta yang telah mengambil formulir pendaftaran

Ketua Panitia Sukarman Shohib yang dikonfirmasi seputar prosedur pencalonan mengaku setiap calon tidak harus diwajibkan mengambil dan mengembalikan berkas pencalonan dengan kata lain bisa diwakilkan.

“Artinya formulir bisa diambil oleh orang lain dan untuk atas nama orang lain. Jadi bukan harus Calon bersangkutan yang mengambil formulir berkas pencalonan” jelas Sukarman saat dikonfirmasi.

Sayangnya saat dicecar Wartawan siapa saja bakal calon yang mendaftar, Sukarman mengaku baru sebatas menerima berkas saja dan belum melakukan Verifikasi berkas.

“Yang mengembalikan berkas ini nama-namanya” ujarnya sebagaimana nama-nama tersebut diatas tanpa menyebut siapa nama kandidat dibalik pengembalian berkas.

Begitu, informasi yang diperoleh awak media menyebut bahwa dibalik berkas yang dikembalikan oleh para kandidat calon ada salah satu berkas pencalonan Benny Rizal, SH. Ada apa dengan Panitia?.

Sayangnya Panitia terlihat enggan berkomentar banyak dan mengaku masih sebatas menerima berkas dan belum melakukan verifikasi dan bahkan mengaku wewenangnya hanya sebatas menerima pendaftaran saja.

“Kami hanya sebatas menerima pendaftaran saja. Selanjutnya kedepan akan dibahas di Musyawarah dan Mufakat di Musorkot pada Rabu besok (28/07/2021). Wewenang atau yang memutuskan siapa yang layak maju dan tidak ada pada Musorkot” kata Sukarman

Kembali mencoba mengkonfirmasi pertanyaan siapa saja bakal calon namun dengan jawaban yang sama Sukarman enggan menjelaskan bakal calon nama peserta dirinya mengaku besok kemungkinan panitia baru menyampaikan nama nama peserta bakal calon

“Berkas memang sudah masuk, namun belum kami periksa satu persatu, jadi berkas ini nanti akan kita periksa dahulu besok, baru kita tahu siapa-siapa yang sudah mengembalikan berkas ini. Atas nama siapa dia mendaftar,” ungkap Sukarman.

Muhamad Afandi ketua cabang olahraga anggar yang hadir mendampingi arafik saat pengembalian berkas menyayangkan dugaan ketidak transparanan panitia dalam memberikan informasi data siapa saja nama-nama Calon Ketum yang telah melakukan pengembalian berkas. Dirinya menilai dari tahap pengembalian berkas saja telah terjadi pelanggaran etika keseriusan dalam aturan

Baca juga  Ridho Yahya: Semoga Sekolah IT Ma'had Himmatuna Dapat Memberikan Inovasi Kepada Siswanya Untuk Menghapal Al-Qur'an Dengan Cara Cepat.

“Pelanggaran Etika itu yang pertama. Sebab keseriusan pencalonan sebagai pengurus dalam aturan yang dibagikan kepada Seluruh Cabor bahkan telah di muat di media cetak tercacat ada poin membuat pernyataan kesediaan mencalonkan diri yang mengacu pada keseriusan dalam pencalonan menjadi Ketua KONI. Calon Presiden saja nuruti aturan kok, ngambil Formulir hadir Secara Langsung” kata Fandi.

Lanjut Fandi, Panitia juga harusnya terbuka dengan media menyangkut siapa saja calon yang sudah mendaftar sekalipun pengambilan dan pengembalian Formulir pencalonan diwakilkan atau dimandatkan kepada orang lain supaya tidak terjadi gejolak di masyarakat kok ditakutkan akan muncul tiba-tib nama baru dalam Musorkot padahal tidak mengambil dan mengembalikan berkas.

“Jika tidak transparan kan akhirnya menimbulkan gejolak di masyarakat. Seharusnya panitia terbuka tentang siapa saja nama Calon atau Kandidat. Jangan begitu di Musorkot kelak tiba-tiba muncul nama baru sementara tidak pernah terlihat mengambil dan mengembalikan berkas. Ini ada apa dengan panitia kok bisa mengistimewakan salah satu calon. Dari sini saja sudah terlihat Panitia diduga tidak Netral” ungkapnya menyesalkan.

Dirinya menegaskan bakal terus mengawal proses Musorkot KONI Prabumulih 2021 berjalan sesuai aturan dan prosedur sebab menurutnya di hari terakhir penutupan pengembalian berkas pencalonan Ketua KONI Prabumulih ada salah satu panitia penjaringan calon ketua KONI yang mengundurkan diri.

Pengunduran diri salah satu Panitia menurutnya juga menjadi perhatian serius apakah ada tekanan dari salah satu kandidat atau hal lain belum diketahui,” ujarnya.

“Sebagai peserta dalam Musorkot KONI Prabumulih 2021, kita akan pantau dan siap mengawal jalannya Musorkot Koni Prabumulih. Proses pengembalian berkas diawal yang diduga terjadi pelanggaran dan tidak transparan telah menjadi catatan kita untuk sementara. Dan jika kedepan atau dalam Musorkot nantinya masih ditemukan panitia ada keberpihakan, maka dengan terpaksa kita akan menggugat hasil Musorkot” kata Fandi.

Gugatan dimaksud menurut Fandi mengarah pada tidak sehatnya persaingan dan kepanitian penjaringan dalam perebutan Kursi Ketum KONI Prabumulih tahun 2021 -2025

“Ia itu tadi. Jika Pelaksanaan Musorkot tidak mengacu pada Prosedur yang sudah diterbitkan oleh Panitia, maka siap-siap hasil Musorkot akan kita Gugat hingga ke Mahkamah tertinggi di Republik ini,”tukas Fandi dengan Nanda menekan

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *