MUARA ENIM, INFOMEDIAKOTA.COM,
Rehap dua jembatan Lembak 1 yang menghubungkan Desa Lembak dan desa Kemang sungai kelekar atau yang lebih di kenal sungai Ulak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara enim. Di Duga di kerjakan asal-asalan di beberapa titik tidak di lakukan perehaban .
Menurut Kepala Desa Kemang Dani membeberkan pengerjaan yang di laksanakan super capat menjadi tanda tanya kualitas proyek tersebut
” Pengerjaan rehab jembatan di kerjakan super cepat, awal pekerjaan pertengahan agustus dan selesai di bulan akhir agustus lebih kurang 10 hari . Cepatnya selesai pengerjaan rehab tersebut membuat terkesan asal – asalan,” Terangnya, (27/08/21)
Lanjut Kepala Desa Kemang juga menyesalkan lantaran dugaan kurangnya spek kualitas meterial yang digunakan detanator atau rambu rambu jalan di dua jembatan tersebut sudah tidak lengkap atau dicuri.
” Pemasangan marka jalan yg di pasang kiri kanan jembatan yg berbentuk piber juga di pasang terlalu surut dan mudah lepas,” Bebernya
Menurut salah satu pekerja atau pengawas memang ada beberapa batang detanator yg hilang dan sebagian di buang di aliran sungai kelekar.Tapi menurutnya sudah ada beberapa batang yang sudah di temukan dan kembali di pasang ungkapnya kepada media.
Ketika awak Media mengkonfirmasi kepada
Pemenang tender Yaldi selaku pihak pelaksana melalui telpon beliau Mengatakan “itu proyek provinsi,”akunya
Lanjut Awak Media juga menanyakan Perusahaan apa yang mengerjakan nya untuk melengkapi berita soal pencurian pada alat alat yang sudah di pasang.
“itu soal kecil, jangan di publikasikan atau di buat berita,” jawab Yaldi menerangkan
(Tim)










