Korosi dan Galian Drainase Diduga Jadi Penyebab Tiang PLN Roboh Di Jalan M Yamin Prabumulih

INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH – Warga di sekitar Jalan M Yamin, Kelurahan Pasar, Kecamatan Prabumulih Utara, dikejutkan robohnya tiang listrik milik PLN pada Senin dini hari (29/9/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Insiden tersebut sempat menghebohkan warga karena tiang besi yang tumbang melintang di badan jalan utama.

Beruntung, peristiwa itu tidak menelan korban jiwa. Namun, pada pagi harinya arus lalu lintas tersendat lantaran jalan terhalang tiang. Sejumlah pengendara yang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraan hingga menimbulkan antrean.

Bacaan Lainnya
Baca juga  Tasyakuran HUT Ke 56 Partai Golkar Kota Prabumulih "Tetap Solid Menang Gemilang Pilkada Mendatang"

Dari pantauan awak media, tiang yang roboh terlihat dalam kondisi keropos, berkarat, dan mengalami korosi. Hal ini diduga menjadi salah satu penyebab utama rapuhnya konstruksi.

Meski begitu, pihak PLN masih melakukan pendalaman. Manager PLN UP3 Prabumulih, Ikhsan Rahmadi, menyebut faktor lingkungan turut memengaruhi ketahanan tiang. Jalan M Yamin yang dulunya merupakan pasar basah kerap terendam banjir dan limbah pedagang ikan. Kondisi tersebut membuat tiang sering terpapar air dan mempercepat kerusakan material.

“Penyebab roboh sedang diidentifikasi ulang. Namun, salah satu faktor pemicu karena tiang sering terkena air bekas pasar basah serta adanya pekerjaan galian drainase yang bersebelahan dengan tiang, sehingga kekuatannya berkurang dalam menopang jaringan,” jelas Ikhsan.

Sebagai langkah antisipasi, PLN langsung mengevakuasi tiang besi yang roboh dan menggantinya dengan tiang beton. Hingga sore ini, tercatat tiga tiang beton telah ditegakkan untuk menggantikan tiang besi yang tumbang.

Baca juga  Tinjau Banjir, Pemkot Prabumulih Sigap Salurkan Bantuan

“Saat ini petugas melakukan pemasangan ulang dan perbaikan konstruksi yang rusak,” katanya.

Namun, pemulihan jaringan listrik diperkirakan memakan waktu cukup lama. Ikhsan menegaskan, kondisi kerusakan yang parah serta lokasi yang ramai membuat pekerjaan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

“Perkiraan butuh waktu sekitar enam jam. Situasi lalu lintas padat, jadi petugas harus berhati-hati dalam bekerja,” tandasnya.

Ia berharap masyarakat, khususnya pelanggan PLN yang terdampak pemadaman, dapat bersabar. “Kami upayakan secepat mungkin agar jaringan kembali normal,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait