Misteri penyebab Ribuan bangkai ikan sapujagat Di Sungai Kelekar Mulai di Telusuri

Prabumulih,infomediakota.com,-Ribuan bangkai ikan sapujagat mengapung di aliran Sungai kelekar , dilaporkan mati mendadak sejak beberapa hari yang lalu pemandangan sangat tidak mengenakan,bau busuk menyengat menjadi aroma yang tidak bisa di hindari oleh warga yang tinggal di sepanjang bantaran aliran sungai , sejak dahulu kala sungai kelekar jadi kebanggaan warga kota prabumulih air yang jernih ekosistem air sungai yang terjaga serta air yang bermanfaat untuk kebutuhan warga mandi cuci ,semenjak berdiri perusahan besar yaitu Pt pertamina berubah alih fungsi sempat menjadi pembuangan limbah , kini kelekar hanyalah siring besar berdinding betonisai yang tentunya merubah ekologi ekosistem air di sungai kelekar ini .

“matinya ikan sapujagat ini sangat mengejutkan warga di karena kan ikan ini adalah salah satu ikan yang cukup tahan terhadap bahan limbah rumah tangga juga bahan limbah tekstil,” ungkap penggiat lingkungan hidup komunitas Pencinta sungai kelekar* fajar sadikin*,ditambah kan warga dari hulu bantaran kelekar kejadian kematian ikan ini bisa saja  diduga karna  Racun ikan ( putas,/ tiodan ) yang sengaja di lakukan orang tak dikenal untuk menangkap ikan  juga bisa saja di duga  limbah bahan sangat beracun yang di sengaja atau tidak sengaja tertumpah ke aliran sungai kelekar ” ujar Haryono ”

Bacaan Lainnya
Baca juga  Andiransyah Fikri: PSC Penuh Jalinan Kekeluargaan dan Kebersamaan "Satu Vespa Sejuta Saudara, Salam Mesin Kanan"

Dinas terakait yakni  Dinas perikanan,dinas pertanian bekerjasama dengan dinas  lingkungan hidup di dampingi lurah karang raja dan babinsa mulai melakukan  Penelusuran dan ivestigasi jumat (7/9/2018), tiga titik lokasi yang menjadi ivestigasi Pengambilan sample air yaitu karang raja  di bawah jembatan Rw 04 , di bawah jembatan RW 01 ,dan jembatan perbatasan antara kelurahan majasari dan kelurahan  karang raja, tak hanya sample air ikan sapu jagat yang masih hidup maupun mati  dibawa ke laboratorium Palembang untuk diteliti megetahui zat apa saja yang terkandung di dalam nya.

Saat di konfirmasi lurah karang raja menambahkan kalau kejadian ini cukup mengejutkan ” sementara beberapa sample air dan ikan akan kita serahkan ke dinas lingkungan hidup  di test uji lab apa kandungan di dalam nya ,untuk hasil lab akan kita informasikan secepatnya”pungkasnya.  ( @yis )

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *