Infomediakota.com
Dipimpin langsung Plt.Bupati Muara Enim H Juarsah SH, yang dihadiri Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SIK, Dandim 0404 Muara Enim Letkol Safruddin, Kejaksaan, Kasi wilayah Konservasi Matrialis BKSDA Sumatera Selatan (Sumsel) beserta unsur Forkopimda dan undangan lainnya, bertempat di ruang rapat Bapeda senin (30/12/2019)
Dalam rapat tersebut Plt.Bupati Muara Enim menyampaikan adanya kejadian serangan harimau yang telah menelan korban jiwa, yakni di Pagar Alam, Lahat, Muara Enim, akhir-akhir ini memang sangat meresahkan warga terutama petani dan pedagang di wilayah Kecamatan Semende dan Tanjung Agung.
“Dan penyebab harimau ganas yang menyerang manusia hingga tewas, yakni diduga faktor expansi pertambangan dan kehutanan, maupun penyebab lainnya yang merusak habitat Satwa Liar, dengan penebangan hutan sehingga mereka emosional dan ganas menyerang manusia,” ungkap bupati.
“Ya, pemerintah pusat dan daerah bersama pihak terkait lainnya segera bertindak agar keganasan sang harimau segera bisa kita atasi dan bekerjasama dengan semua stekholder guna menangkap harimau itu hidup atau mati,” terangnya.
Rapat koordiansi ditujuk sebagai komadan lapangan Dandim 0404 Letkol.Inf Syafrudin dengan koordinator teknis Dinas Lingkungan Hidup bekerjasama diback-up BKSDA Dan KPH Sumatera Selatan
Adapun penanganan konflik membentuk Satgas Penanggulangan Konflik Manusia dengan Satwa Liar di Kabupaten Muara Enim, mempersiapkan maklumat pemerintah yang berisi himbauan agar masyarakat tidak beraktifitas dilokasi sekitar penyerangan harimau dan terakhir kepada instasi dan tim terkait lainnya dalam waktu dekat kiranya dapat meninjau lokasi ke lapangan guna terciptanya situasi dan kondisi yang aman serta kondusif, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah perbatasan dengan hamparan kawasan hutan lindung yang menjadi habitat satwa liar yang dilindungi.
Dalam rapat juga menghimbau agar masyarakat dapat meminimalisir isu atau berita hoax yang beredar dimasyarakat yang dapat menganggangu. Sehingga terjadinya keresahan dimasyarakat serta dapat meningkatkan kewaspadaan dini dimasyarakat. Selain itu juga tercipta situasi yang aman dan meningkatkan sinkronisasi, integritas dan kerjasama baik Forkopimda, OPD maupum Forum Kemitraan Pemerintah.( IMK )










