Warga Ancam Demo Jalan Pertamina Rusak Akibat aktivitas Angkutan (Limbah Batubara) Dan Kendaraan Penyuplai Minyak menuju PT.GHEMMI

PRABUMULIH, INFOMEDIAKOTA.COM – Terkait rusaknya jalan Pertamina EP Asset 2 diwilayah Kelurahan Gunung Kemala Kota Prabumulih menuju PT.GHEMMI di Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim yang sebelumnya dikeluhkan warga sekitar yang diduga rusak akibat angkutan truk dari perusahaan tambang batubara dengan tonase tinggi itu kini mulai berbenah

Keresahan warga petani karet yang menggunakan jalan tersebut juga dikeluhkan BN (Nama tidak mau disebut) seorang pengusaha yang juga turut menggunakan akses jalan Pertamina untuk menyuplai barang ke perusahaan tambang

Bacaan Lainnya

“cubo dicek jalan itu hancur nian, mobil barang kami dak biso lewat’ ungkapnya kepada media ini melalui sambungan telepon

Kerusakan jalan tersebut diduga akibat sejumlah kendaraan berat seperti mobil Abu (Limbah Batubara) dan kendaraan penyuplai Minyak dari dan menuju PT.GHEMMI

Sementara itu, Edwin selaku Humas PT.SBS yang menggunakan jalan tersebut untuk pengangkutan Abu Limbah Batubara PT.GHEMMI (Fly Ash Bottom) mengatakan pihaknya menggunakan jalan tersebut hanya untuk 2 unit mobil saja setiap harinya

Baca juga  Asisten III Apresiasi KPU pada Giat Sosialisasi Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Pemilu 2024

“Aku (perusahaan) sudah sumbang batu dan lainnya pak, tapi masalah mereka (warga) mau demo yaa silahkan itu hak mereka” tulisnya melalui pesan singkat Whatsapp

Lanjutnya, perusahaannya mengangkut limbah batubara Abu basah dan Abu kering dari PT.GHEMMI sekitar 16 kali sampai 32 kali perharinya sebanyak 2 hari dan selama aktifitas dirinya mengklaim sudah memperbaikan jalan yang rusak

“kita sudah sumbang batu 15 kubik” balasnya seraya mengirimkan foto aktifitas perbaikan jalan dengan tumpukan koral jagung

Terpisah, Atika Rushy Kuncoro selaku Goverment Relation (Humas) PT.Pertamina Asset 2 saat dikonfirmasi mengatakan jika PT GHEMMI sebagai pengguna aktif jalan yang dimaksud memang sudah selayaknya melakukan perbaikan jika ada terjadi kerusakan

“Dari keterangan tim Ghemmi saat dihubungi tim kami, mereka sedang mempersiapkan perbaikan” jawabnya

Disinggung mengenai izin perusahaan asal china itu dalam penggunaan jalan, pihak pertamina hingga saat ini belum bisa memberikan jawaban

“Statusnya aku masih cari, Kalo mas mau minta jawaban sekarang banget ya aku belum

Ketidak perdulian dalam perbaiakan jalan PT.Pertamina menuju Stasiun Pengumpul (SP3) Kelurahan Gunung Kemala yang rusak membuat keresahan tersendiri bagi warga sekitar dan akan membuat pergerakan baru yang kontra atas aktifitas yang ditimbulakan

Baca juga  Pemuda Pancasila Berbagi Takjil Di Rutan Kota Prabumulih

Saipul Antoni Salah satu Tokoh Masyarakat Gunung Kemala mengaku sangat resah dengan aktifitas perusahaan yang tak menguntungkan masyarakat, dirinya bersama rekan telah melayangkan surat somasi agar pihak perusahaan segera melakukan tindakan dalam perbaikan jalan yang juga digunakan oleh masyarakat untuj bertani

“kita sudah melayangkan surat Somasi, jalan arah simpang SMP 9 Prabumulih menuju jalan PT.Pertamina ke PT.GHEMMI yang rusak berat” kata Ipul sapaan akrabnya itu

Masih kata Ipul, dalam surat somasi yang telah dilayangkan ke perusahaan itu menuntut agar segera di perbaiki atau di Cor Beton sesegera mungkin

“Angkutan bahan bakar minyak harus selaras dengan UU No.22 Tahun 2001, dan angkutan limbah B3 kurang lebih 50 ton juga turut andil memperparah rusaknya jalan. Kita harap kendaraan yang melewati jalan tersebut tidak lebih dari 20 ton” jelasnya

Tak hanya itu, Ipul selaku tokoh masyarakat juga akan melakukan aksi demo ke perusahaan jika nantinya tidak ada tindak lanjut (tau/AR/sn/IMK)

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *