Asrama Pemkot Di Jakabaing Terbengkalai, Walikota H. ARLAN Turun Tangan

INFOMEDIAKOTA PRABUMULIH,- Pemerintah Kota Prabumulih di masa Kepemimpinan H Arlan-Franky terus bergerak cepat merespons kondisi memprihatinkan aset aset daerah yang terbengkalai baik di kota Prabumulih maupun di kota Palembang.

Wali Kota Prabumulih, Wali Kota H. Arlan terjun langsung ke sebuah bangunan tua yang telah lama tak tersentuh perbaikan.
Bangunan itu adalah asrama milik Pemerintah Kota Prabumulih— aset daerah yang dulunya dibangun untuk mendukung kepentingan warga, namun kini kondisinya jauh dari kata layak.(17/5/2025)

Bacaan Lainnya

kepedulian terhadap aset daerah tidak bisa ditunda lagi. Tulisan nama bangunan telah diselimuti lumut, menandakan waktu yang lama tanpa sentuhan perawatan. Di beberapa bagian, pintu telah rusak, kaca pecah berserakan, dan suasana di dalam asrama begitu sunyi namun tidak kosong.

Baca juga  Ratusan Tenaga Honorer R3 Di Prabumulih Terancam Dirumahkan, Muncuat Dugaan Data Siluman Bergentayangan

Yang lebih memprihatinkan, ditemukan indikasi kuat bahwa bangunan ini kerap digunakan oleh warga sekitar secara tidak resmi.Jemuran tampak menggantung di tangga, dan aliran listrik tetap menyala pada malam hari. Sebuah ironi mengingat fungsi awal bangunan ini adalah untuk kepentingan masyarakat, namun kini justru dikuasai tanpa izin dan dalam kondisi terbengkalai.

“Bangunannya sebenarnya bagus, tapi dibiarkan begitu saja. Tidak ada yang merawat, dan sepertinya tidak ada yang bertanggung jawab,”Kekecewaannya tak bisa disembunyikan. Namun bukan hanya berhenti pada peninjauan siang hari, langkah tegas pun segera diambil.

Malam harinya, rombongan dari Pemerintah Kota Prabumulih yang dikomandoi oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan kembali datang. Kali ini lebih lengkap—melibatkan Forkopimda serta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam kunjungan kedua ini, Wali Kota H. Arlan menyampaikan sikap tegas. Ia memastikan bahwa penghuni liar di asrama akan segera dikeluarkan.

Baca juga  Sekda Lepas 12 Kafilah Dakwah ADI, Dari Desa Pangkul Syiar Islam Digelorakan

“Minggu ini, bangunan harus dikosongkan. Tidak bisa ada yang tinggal di sini secara ilegal,” tegasnya.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait