INFOMEDIAKOTA LUBUKLINGGAU – Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Lubuklinggau menetapkan Dr. Drs. H. Dian Chandera sebagai ketua baru periode 2025–2029. Ia terpilih secara aklamasi menggantikan Febrian Fadilah, yang telah memimpin organisasi sejak 2021.
Acara Muscab berlangsung di Hotel Dewinda Lubuklinggau pada Minggu (21/9), dengan dihadiri Ketua KONI Lubuklinggau Didit Armansyah serta perwakilan lima klub tenis meja (PTM) yakni PTM Aster, PTM IKM, PTM Kenanga, PTM Mesat, dan PTM Ketuan.
Febrian Fadilah, Ketua PTMSI Lubuklinggau periode sebelumnya sekaligus Kepala Dinas Perkim, menyampaikan rasa syukur atas kepengurusan yang telah berjalan baik selama empat tahun terakhir. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Dian Chandera, PTMSI Lubuklinggau akan semakin maju.
“Dengan terpilihnya ketua baru, saya optimis pembinaan atlet tenis meja di Lubuklinggau bisa semakin terarah dan menghasilkan prestasi,” ujarnya.
Usai terpilih, Dian Chandera menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan akan fokus pada pembinaan atlet usia dini guna mencetak generasi muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
“Target utama kami adalah mencetak atlet berprestasi melalui pembinaan yang terencana, terarah, dan berkesinambungan. Saya ingin tenis meja Lubuklinggau mampu menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan,” kata Dian.
Ketua KONI Lubuklinggau Didit Armansyah turut memberikan dukungan penuh atas terpilihnya Dian Chandera. “Kami menaruh harapan besar agar PTMSI di bawah kepemimpinan baru ini semakin solid dan berprestasi. KONI tentu akan mendukung penuh program pembinaan atlet tenis meja di Lubuklinggau,” tegasnya.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru, PTMSI Lubuklinggau diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan olahraga tenis meja yang lebih profesional, serta melahirkan atlet-atlet unggulan yang dapat membawa nama daerah di kancah nasional.










