Infomediakota Lubuklinggau — Suasana berbeda terlihat di sejumlah titik keramaian kota, Selasa (24/2). Personel Satuan Lalu Lintas Polres Lubuklinggau turun langsung menyapa para pengemudi ojek online (ojol) dan pelaku jasa titip (jastip) yang tengah menunggu pesanan.
Bukan razia, melainkan aksi simpatik. Petugas membagikan bingkisan sebagai bentuk apresiasi kepada para pengemudi yang setiap hari menggantungkan nafkah di jalan raya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian, sekaligus mempererat silaturahmi dengan komunitas transportasi daring yang dinilai sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban lalu lintas.
Kapolres Kepolisian Resor Lubuklinggau, Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasatlantas Desi Azhari mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar untuk menunjukkan kepedulian Polri terhadap para “pejuang nafkah” jalanan.
“Hari ini personel Satlantas turun langsung menyapa saudara-saudara kita dari komunitas ojol dan jastip. Kami memberikan sedikit bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka yang setiap hari beraktivitas di jalan,” ujar Desi.
Tak sekadar berbagi, petugas juga menyelipkan edukasi keselamatan berlalu lintas. Para pengemudi diingatkan agar selalu mematuhi rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan standar, serta menjaga etika berkendara.
Menurut Desi, peran ojol dan jastip cukup vital karena mobilitasnya tinggi dan bersentuhan langsung dengan pengguna jalan lain. Karena itu, mereka diharapkan menjadi pelopor keselamatan.
“Rezeki memang penting, tapi keselamatan diri dan orang lain jauh lebih utama. Kami ingin mereka menjadi contoh tertib berlalu lintas,” tegasnya.
Langkah preventif dan pendekatan persuasif ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat pengguna jalan.










