INFOMEDIAKOTA.COM, PRABUMULIH Walikota Prabumulih, Ir. H. Ridho Yahya, MM. didampingi Direktur RSUD Tinjau Pembangunan RSUD Kota Prabumulih yang sedang berjalan dalam rangka peningkatan fasilitas dan menunjang pelayanan terhadap masyarakat.
Peninjauan oleh Walikota Ini terkait dateline tanggal 25/12/2020 mendatang. Yang mana setiap pekerjaan pembanganun di Kota ini harus segera dilaporkan. Pembangunan RSUD ini termasuk penambahan Ruangan Administrasi dan Ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Senin,( 21/12/2020.)
Saat dibincangi oleh awak media Ridho Yahya menjelaskan kalau semua pekerjaan harus dilaporkan selambat-lambatnya hari jumat mendatang.
“Karena tanggal 25 kita harus sudah tutup buku, sebenarnya tanggal 20 kemarin batasnya, tetapi karena ada terkendala hujan maka diundur tanggal 25. Namun setelah hari ini tidak lagi kegiatan apapun disini, sesuai dengan permintaan BPK, ini harus dibayarkan sesuai dengan pekerjaan fisik yang ada. Tapi kalau kita lihat ini kan sudah hampir selesai tinggal finishing aja. Dateline ini berlaku untuk semua pekerjaan di Kota Prabumulih in,” ujar Walikota menjelaskan.
Dirinya menambahkan pekerjaan ini hanya tinggal 10% lagi finising kalau ditambah jam lembur beberapa hari kedepan sebelum tanggal 25 desember saya yakin pekerjaan akan selesai,”terang Walikota 2 periode ini
Direktur RSUD Kota Prabumulih dr Hesty Widyaningsih Mars, mengatakan tujuan dari pembanguan ini adalah untuk lebih meningkatakan pelayanan RSUD kepada masyarakat.
“Pembangunan ini sendiri mencakup penambahan ruangan untuk administrasi, nanti yang di bawah itu khusus untuk pelayanan, ada juga penambahan ruangan untuk meningkatkan pelayanan-pelayanan kita ke masyrakat, agar lebih lengkap dari sebelumnya. Tahun ini ada penambahan 4 ruangan yakni, IGD, Ruang Intensif untuk Anak dan Bayi baru lahir, dan Ruang Rehabilitasi. Ini tinggal finishing saja sudah hampir rampung semuanya,” Kata Hesty menjelaskan.
Terkait pasien Covid-19 dikatakan lagi oleh Hesty dari 9 tempat tidur untuk pasien Covid, ada 6 yang terisi yang sedang dalam perawatan, dan pasien tersebut bukan saja berasal dari Prabumulih, tapi juga dari PALI, dan Muara Enim, dan untik tingkat kesembuhan pasien Covid mencapai sekitar 80%, ungkapnya lagi. (AH)










