Pipa Pertamina Di Desa Baturaja Muara Enim Bocor Lagi: Sampai Kapan Lingkungan dan Masyarakat jadi Korban?

Infomediakota Muara Enim, – Insiden kebocoran pipa milik Pertamina Adera Field kembali terjadi. Kali ini di Desa Baturaja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Kamis (18/9/2025). Pipa yang berada persis di pinggir jalan dekat Stasiun Kompresor Gas (SKG) itu memuntahkan minyak mentah hingga mencemari perkebunan warga.

Kepala Desa Baturaja, Junaidi, tak bisa menutupi keresahannya. Ia menegaskan bahwa masyarakat sudah terlalu sering dirugikan akibat kebocoran pipa.

Bacaan Lainnya

“Untuk ke depan jangan ada lagi kebocoran seperti ini, karena sangat merugikan masyarakat desa kita,” tegas Junaidi, Jumat (19/9/2025).

Baca juga  Lahat 156 Tahun: Ulang Tahun atau Ulang-Ulang Masalah ?

Pertamina dalam rilis resminya menyebut kebocoran terjadi pada trunkline satelit 8” Simp. SP3 Benuang pukul 07.20 WIB. Tim operasi diklaim langsung melakukan tindakan darurat dengan mengalihkan aliran produksi, mengisolasi area, serta mengerahkan tim HSSE untuk penanggulangan. Pembersihan tumpahan minyak disebut masih berlangsung, dan proses mediasi dengan warga sekitar telah dilakukan.

Namun, fakta berulangnya insiden ini tak bisa diabaikan. Pipa-pipa tua yang terus dipaksakan beroperasi seolah menjadi bom waktu bagi lingkungan dan keselamatan warga. Setiap kali terjadi kebocoran, Pertamina memang turun tangan melakukan recovery. Tapi pertanyaannya: sampai kapan perbaikan tambal sulam ini akan terus jadi jawaban?

Lingkungan yang tercemar butuh waktu panjang untuk pulih, sementara kerugian sosial dan ekonomi masyarakat tak bisa ditutup hanya dengan mediasi atau pembersihan sesaat. Perlu keberanian manajemen Pertamina untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mengganti aset pipa yang sudah tak layak pakai.

Baca juga  Grand Opening Griya Kemala Parahiyangan, Investasi Hunian Bersubsidi Nyaman Asri Bebas DP dan Biaya Akad Di 30 Pendaftar Pertama

Karena pada akhirnya, minyak mentah yang merembes ke tanah dan perkebunan bukan hanya sekadar noda hitam di lahan warga, tetapi juga noda dalam komitmen Pertamina menjaga keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait